Teri: Polres Sintang Tidak Memperhatikan Keperluan Masyarakat Perbatasan

oleh

Rabu (06/11/2013) Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Teri Ibrahim menyayangkan sikap Polres Sintang yang melakukan penahanan terhadap mobil Malaysia yang di gunakan masyarakat perbatasan. <p style="text-align: justify;">Karena menurut Teri yang juga  masyarakat Ketunggau, pihak Polres Sintang tidak pernah melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah maupun masyarakat setempat terkait dengan penertiban keberadaan mobil Malaysia yang berada di perbatasan.<br /><br />"Kita sangat sayangkan, sikap Polres sintang yang tidak memperhatikan keperluan masyarakat perbatasan".<br /><br />Kita semua tahu kalau keberadaan mobil Malaysia yang ada di perbatasan yang di gunakan oleh masyarakat Ketungau melanggar hukum, namun tidak begitu caranya dengan main tangkap, bahkan mobil tersebut sedang digunakan langsung diambil oleh aparat, apakah itu mempunyai hati nurani, tanya Teri.<br /><br />Teri berharap dengan kejadian tersebut, pihak penagak hukum jangan tebang pilih, kalau memang di tegakkan, tegakkan semua, mulai dari pemasoknya. "Karena ada pemasoknya, maka ada pembeli", ungkap Teri.<br /><br />Sementara itu Sian, satu dari sekian pemilik mobil yang di tangkap mengatakan, kalau Polres Sintang mengatakan mobil malaysia yang di temukan tidak bertuan, itu adalah bohong, karena mobil tersebut sedang di gunakan masyarakat untuk beraktifitas.<br /><br />"Kalau mobil yang saya pakai, itu,  saya sendiri menyerahkannya, sementara yang lain mobil tersebut sedang di gunakan langsung di tangkap", terang Sian. <strong>(*)</strong></p>