Home / Tak Berkategori

Termotifasi Harga Cabai, Warga Manfaatkan pekarangan Rumah Untuk Berkebun

- Jurnalis

Jumat, 17 Februari 2017 - 12:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kenaikan harga cabai saat ini sedikitnya memberikan efek yang positf di masyarakat. pasalnya dengan harga cabai yang tinggi, banyak warga yang termotivasi untuk berkebun cabai dilingkungan pekarangan rumahnya. <p style="text-align: justify;">Seperti yang dilakukan Surawan. Ia saat ini sedang menanam cabai dilingkungan rumahnya. Hal itu dilaakukannya sejak harga cabai mulai naik. <br /><br />“Dengan menanam cabai sendiri, pertama, tidak perlu membeli. Kemudian jika hasilnya banyak, kita malah bisa menjualnya,” ungkapnya kemarin.<br /><br />Dengan menanam cabai pula, Ia bisa belaajar banyak tentang usaha menanam cabai. Yang mana saat ini Ia baru bisa membuka lahan untuk menanam cabai seluas 600 meter persegi. <br /><br />“Selain membuat pikiran tenang melihat kebun cabe ini, juga banyak ilmu yang saya dapat. Saya belajar  menanam cabe secara otodidak melalui google dan dari teman yang sudah pengalaman,” ucapnya.<br /><br />Surawan mengulaskan, lahan yang tak jauh dari rumahnya, yang saat ini sudah ditanamainya cabai, sebelumnya dipenuhi kekayuan dan semak belukar. Bermodalkan semangat dan tekad, Ia meminta bantuan seorang tetangganya untuk untuk ikut menebas.<br /><br />“Setelah lapang, rumput-rumput saya bersihkan. Kemudian tanahnya saya cangkul rata semua, sehingga ketika digenbur tidak lengket. Setelah dicangkul raya, tanahnya disirami dengan pupuk kandang. Kemudian barulah proses pembuatan bedengan dengan cara menggembur tanah yang sudah dicangkul,” katanya.<br /><br />Sambil menunggu proses penyemaian bibit, lanjutnya, tanah bedengan ditutup dengan plastic, agar tidak tumbuh rumput. sementara, setelah bibit cabai disemai, maka dilakukan perawatan selama kurang lebih tiga minggu. <br /><br />“Setelah usai bibitnya tiga minggu, barulah dipindahkan ke lahan untuk ditanam,” kisahnya.<br /><br />Surawan mengaku, harga cabai yang tinggi memberikan semangat baginya untuk berkebun. Yang mana sebelum kenaikan harga cabai terjadi, dirinya memang sudah berniat berkebun cabai. <br /><br />“Sebetulnya saya memang sudah lama ingin berkebun cabai. Bertambah semangat menanam cabai ketika harga cabai sudah naik seperti saat ini, Rp. 200 ribu perkilogram,” pungkasnya. (KN)</p>

Berita Terkait

Pansus IV DPRD Kaltara Kebut Ranperda Literasi, Konsultasi ke Pusat Perbukuan Kemendikdasmen
Ciwanadri Tolak Dana Hibah Pemkab Melawi 2026, Pilih Perkuat Internal
Markus Jembari Dorong Keterlibatan Generasi Muda dalam Pembangunan Daerah Sintang
Rudy Andryas Minta Pemerintah Perhatikan Pengembangan Transportasi Umum, Khususnya Jalur Sungai
Rudy Andryas Soroti Pentingnya Transportasi Sungai bagi Aktivitas Masyarakat di Serawai dan Ambalau
 Anastasia Minta Masyarakat Sintang Harus Melek Teknologi
Anastasia Dorong Tenaga Pendidik di Sintang Kuasai Teknologi untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Pansus III DPRD Kaltara Kebut Pembahasan Dua Ranperda Strategis, Fokus SDA Kayan dan Pemberdayaan Desa

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 16:07 WIB

Pansus IV DPRD Kaltara Kebut Ranperda Literasi, Konsultasi ke Pusat Perbukuan Kemendikdasmen

Minggu, 12 April 2026 - 15:07 WIB

Ciwanadri Tolak Dana Hibah Pemkab Melawi 2026, Pilih Perkuat Internal

Sabtu, 11 April 2026 - 14:24 WIB

Markus Jembari Dorong Keterlibatan Generasi Muda dalam Pembangunan Daerah Sintang

Sabtu, 11 April 2026 - 14:18 WIB

Rudy Andryas Minta Pemerintah Perhatikan Pengembangan Transportasi Umum, Khususnya Jalur Sungai

Sabtu, 11 April 2026 - 14:14 WIB

Rudy Andryas Soroti Pentingnya Transportasi Sungai bagi Aktivitas Masyarakat di Serawai dan Ambalau

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play