Home / Tak Berkategori

Tiket Pesawat Tujuan Pontianak Rp1 Juta Lebih

- Jurnalis

Selasa, 17 Januari 2012 - 13:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga tiket penerbangan menuju Pontianak mengalami peningkatan di atas Rp1 juta hingga dua minggu mendatang seiring perayaan Imlek 2563 dan Cap Go Meh. <p style="text-align: justify;">"Saat ini harga tiket di Jakarta tujuan Pontianak sudah habis terjual, dan untuk penerbangannya rata-rata sudah penuh dengan harga tiket di atas Rp1 juta," kata Kepala Divisi Operasi PT Angkasa Pura II Cabang Bandara Supadio Pontianak, Syarif Usmulyani di Sungai Raya, Selasa.<br /><br />Namun sebaliknya, harga tiket dari Pontianak menuju daerah lain masih dalam kondisi normal. Ia memperkirakan, setelah pelaksanaan Imlek dan Cap Go Meh, harga tiket penerbangan dari Pontianak juga akan naik.<br /><br />"Hal itu kita lihat pada tahun-tahun sebelumnya, dimana harga tiket setelah Imlek dan Cap Go Meh naik dengan sendirinya, seiring dengan meningkatnya permintaan konsumen," kata Syarif Usmulyani.<br /><br />Ia menambahkan, saat ini setiap maskapai yang menggunakan Bandara Supadio juga sudah melakukan berbagai persiapan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan tingginya frekuensi penerbangan.<br /><br />"Salah satunya dengan melaksanakan perawatan terhadap pesawat, agar ketika penerbangan padat, pesawat yang digunakan bisa berfungsi dengan baik," ujar dia.<br /><br />Selain itu, sejumlah maskapai di Bandara Supadio Pontianak sudah mengajukan penambahan frekuensi penerbangan.<br /><br />"Beberapa maskapai penerbangan seperti Garuda dan Batavia juga sudah mengajukan penambahan jam terbang karena dipastikan terjadi kenaikan jumlah penumpang baik saat Imlek maupun pelaksanaan Cap Go Meh di Kalbar," kata Usmulyani.<br /><br />Dia menyatakan, pada tahun-tahun sebelumnya saat pelaksanaan Imlek dan Cap Go Meh terjadi kenaikan jumlah penumpang hingga 60 persen dari hari biasa.<br /><br />"Wisatawan juga akan meningkat, sebagian dari mereka akan berkunjung ke Pontianak dan Singkawang yang menjadi tujuan wisata, atau ada juga warga Tionghoa yang selama ini merantau ke luar Kalimantan Barat, kembali ke daerah asal mereka," kata Usmulyani.<br /><br />Kondisi itu yang sudah diantisipasi pengelola Bandara Supadio Pontianak bersama maskapai yang memanfaatkan jasa bandara terbesar di Kalbar itu.<br /><br />Cap Go Meh merupakan hari ke-15 dalam tahun Imlek.<strong> (phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG
Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 Hijriah di Melawi
Lembaga Adat Segel Tambang Diduga Ilegal Milik PT GUM, DAD Belitang Hulu Minta Aktivitas Dihentikan
Diduga Lakukan Penambangan Galian C Tanpa Izin, PT GUM Tuai Sorotan Tokoh Masyarakat Belitang Hulu
Politisi Partai Gerindra Tekankan CSR Tak Lagi Seremonial, Harus Fokus Pemulihan Lingkungan dan Pemberdayaan SDM
Aksi Bersih Serentak di Tiga Titik, Melawi Gaspol Sambut HPSN 2026 dan Ramadan
Bupati Tekankan Komitmen dan Eksekusi Program “11.12 GASPOL” pada Forum RKPD Barito Utara 2027
Kadis Kominfo dan Persandian Bulungan Hadiri Musrenbang

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:39 WIB

Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG

Senin, 16 Februari 2026 - 21:23 WIB

Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 Hijriah di Melawi

Senin, 16 Februari 2026 - 16:56 WIB

Lembaga Adat Segel Tambang Diduga Ilegal Milik PT GUM, DAD Belitang Hulu Minta Aktivitas Dihentikan

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:03 WIB

Diduga Lakukan Penambangan Galian C Tanpa Izin, PT GUM Tuai Sorotan Tokoh Masyarakat Belitang Hulu

Minggu, 15 Februari 2026 - 18:44 WIB

Politisi Partai Gerindra Tekankan CSR Tak Lagi Seremonial, Harus Fokus Pemulihan Lingkungan dan Pemberdayaan SDM

Berita Terbaru