Tim ITB Teliti Sampan Bengas Kubu Raya

oleh

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia mengutus tim dari Institut Teknologi Bogor ke Kabupaten Kubu Raya untuk mengecek kelayakan sampan bermotor bahan bakar bensin dan gas yang dikembangkan pemerintah kabupaten tersebut. <p style="text-align: justify;">"Kedatangan kami ke Kubu Raya sesuai instruksi dari Kementrian ESDM, untuk menindaklanjuti rencana kerjasama pengembangan sampan bermotor Bengas yang di kembangkan Pemkab Kubu Raya," kata Profesor Derajat Irianto, selaku ketua Tim pengembangan Bengas dari ITB, di Sungai Raya, Minggu.<br /><br />Dia mengatakan, dari hasil uji coba langsung penggunaan sampan Bengas di perairan sungai Kapuas yang dilakukan pihaknya, diketahui perahu bermotor yang nantinya akan diperuntukan bagi nelayan dan masyarakat pesisir tersebut sangat efisien dan efektif digunakan.<br /><br />Namun, lanjutnya, pihaknya masih akan melakukan penelitian lebih jauh terhadap sampan bermotor Bengas tersebut agar lebih aman dan efesien saat digunakan secara global oleh masyarakat.<br /><br />"Jika kita lihat secara langsung, penggunaan bahan bakar gas dan bensi yang dapat diaplikasikan secara bergantian pada Bengas ini sudah sangat efektif. Dalam artian, efektif dari segi efisiensi penggunaan bahan bakar, namun kita tentu akan melakukan pengujian secara mendalam agar kendaraan ini benar-benar aman digunakan, meski kita sudah mengetahui saat ini sampan tersebut sudah aman karena tabung gas disimpan di bagian belakang sehingga memperkecil kemungkinan terjadinya ledakan," tuturnya.<br /><br />Derajat menuturkan, setelah uji coba tersebut, pihaknya akan membawa prototipe sampan dan mesin dari kendaraan tersebut ke Jakarta, untuk melakukan uji coba lebih jauh terkait engine dan keamanan kendaraan itu.<br /><br />Pihaknya juga akan membantu Pemkab Kubu Raya untuk memastikan standar keamanan dan kelayakan perahu tersebut sebelum di produksi secara massal untuk meringankan beban nelayan dalam penggunaan bahan bakar yang semakin langkah dan mahal.<br /><br />"Tanggal 19 November nanti, kita akan membawa sampan bermotor ini ke laboratorium kita untuk diteliti lebih jauh. Dalam hal ini, kita akan melibatkan langsung pak Amien, selaku penemu dan penggagas samban bermotor bengas ini," katanya. <strong>(das/ant)</strong></p>