Tim Memory Indonesia Raih 31 Medali Di Philipina

oleh

Tim Memory Indonesia berhasil menyabet dan membawa pulang 31 medali dalam kejuaraan Memory Sports Championship yang digelar di Eurotel, Quezon City Philipina,31 Mei-1 Juni 2014. <p style="text-align: justify;">Siaran Pers Delegasi Indonesia diterima di Sangatta, Sabtu, menyebutkan kejuaraan Memory 2014 yang diikuti 68 orang dari enam negara, yakni India, Indonesia, Mongolia, Korea dan tuan rumah Philipina.<br /><br />"Kita patut bersyukur karena delegasi Indonesia yang seluruh atlit berasal dari Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur sukses membawa pulang 31 medali dari 10 cabang yang dipertadingkan, terdiri dari emas 11 medali, 10 perak dan 10 perunggu," kata Ketua Tim Memory Indonesia Yudi Lesmana.<br /><br />M Dzakiendra Ammar (11) yang turun di ketagori Junior menyumbangkan 10 emas, 2 perak dan 3 perunggu. Dengan meraih 10 medali M Dzakiendra Ammar yang masih tercatat sebagai siswa SD YPPSB 3 Sangatta terpilih sebagai juara umum di Philippine International Open.<br /><br />Selain itu Ketua Asosiasi Memory Sport Indonesia Yudi Lesmana meraih 8 medali. Atlit lain yang menyumbangkan medali untuk Indonesia adalah Aisha Nadine dengan 6 medali masing-masing 2 emas, 2 perak dan 2 perunggu.<br /><br />Sementara Shafly meraih 1 emas dan 1 perunggu, Shafa Annisa menyumbang 5 medali, yakni 1 emas dan 4 perak, sedangkan Fkahri dalam kejuaraan ini belum berhasil meraih medali.<br /><br />Ketua Delegasi Indonesia Yudi Lesmana yang juga menjabat Ketua Asosiasi Memory Sports Indonesia merupakan Grand Master Memory bekerja di perusahaan tambang batu bara PT KPC menilai capaian ini patut disyukuri karena diluar target yang ditetapkan pada awal kejuaraan.<br /><br />"Sungguh sebuah pencapaian yang luar biasa dan di atas target yang ditetapkan pada Memory Sports Competition Tour ini," kata Yudi Lesmana.<br /><br />Dia mengatakan dalam dua bulan ini, Tim Indonesia Memory Sports asal Kutai Timur ini berhasil mengawinkan dua juara umum, yakni juara umum di Japan Friendly Open (4-5 Mei 2014), yang diraih Grand Master Memory Yudi Lesmana.<br /><br />Keberhasilan tim Indonesia dalam kejuaraan ini tidak terlepas dari peran dan kontribusi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur sebagai pembina dan PT KPC sebagai sponsor dalam kejuaraan dan sekaligus dalam cabang olah raga ini.<br /><br />"KPC telah memberikan kontribusi yang luar biasa dalam pembinaan untuk memajukan cabang olah raga ini di Indonesia khususnya di Kutai Timur," ujarnya.<br /><br />Sementara Chief Executive Officer (CEO) KPC Endang Ruchijat menyampaikan apresiasi atas keberhasilan tim Indonesia dan mengucapkan selamat atas prestasi yang membanggakan.<br /><br />"Prestasi ini sangat membanggakan keluarga besar KPC, warga Kutai Timur dan Kaltim serta mengharumkan bangsa Indonesia dimata dunia melalui cabang olah raga ini," katanya.<br /><br />Ia memberikan semangat agar para atlit terus bersemangat dengan terus mengembangkan cabag olah raga otak ini. <strong>(das/ant)</strong></p>