Home / Tak Berkategori

Tim Pakem Awasi dan Monitoring Penyebaran Aliran Sesat

- Jurnalis

Jumat, 13 Mei 2016 - 04:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kejaksaan Negeri (Kejari) Sintang bersama Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKUB), tokoh masyarakat, TNI, Polri membentuk sebuah Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan dalam Masyarakat (Pakem) Di Kabupaten Melawi. <p style="text-align: justify;">Pembentukan tim yang di pimpin lansung Kepala Kajari Sintang, Riono Budi Santoso itu, dilakukan di ruangan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Melawi, Kamis (12/5). <br /><br />Pembentukan tim tersebut merupakan sebuah langkah untuk mengantisipasi adanya penyebaran aliran sesat yang dianggap merugikan masyarakat. <br /><br />Kejari Sintang mengatakan pembentukan tim PAKEM tersebut dilakukan sebagai langkah pengamanan dan pengawasan terjadinya penyebaran aliran sesat yang merugikan masyarakat Kabupaten Melawi.<br /><br />“PAKEM ini kita bentuk agar ada yang mengawasi dan monitoring terhadap penyebaran aliran sesat sebagaimana pengalaman-pengalaman sebelumnya terkiat dengan masuknya gerakan Pajar Nusantara,” ujar Kajari. <br /><br />Selain itu, tim ini juga nantinya wajib melakukan pembinaan dan evaluasi serta supervisi apabila ada aliran baru masuk ke Kebupaten Melawi initnya ada deteksi dini dari pemerintah daerah. Setelah terbentuknya tim Pakem yang terdiri dari unsur Polri,TNI, Inteleje, Ormas dan tokoh masyarakat,  nantinya wajib melakukan pembinaan dan evaluasi. <br /><br />Sementara itu,  M Midi Amin selaku, wakil sekretaris FKUB Melawi mengatakan, bahwa dirinya sepakatdalam upaya pencegahan dan pendeteksian secara dini aliran yang menyimpang harus dilakukan. Jika sudah mengakar tentu akan sulit. <br /><br />“Maka ketika masyarakat mendapati sesuatu aliran yang manakala menimbulkan keresahan, segera laporkan, apakah denan FKUB, tokoh masyarakat atau,aparat. Jangan pulabertindak main hakim sendiri,” ungkapnya.<br /><br />Dijelaskanya,  FKUB dalam peranya,  siap menjadi penengah manakala, ada persoalan -persoalan tidak hanya terkait kerukunan antar umat beragama, tapi juga terkait aliran yang menyimpang dan menimbulkan keresahan. “Ketika ada laporan ini,kemudian kita bahas didalam forum rapat, untuk penanganan dan langkah-langkah yang diambil,” pungkasnya.(KN)</p>

Berita Terkait

Pemkab Sintang Tegaskan Kerjasama Pemerintah dan Masyarakat Menjadi Kunci Sukses Pengamanan Idul Fitri 2026
Wabup Sintang Hadiri Peninjauan Lokasi TMMD di Masuka Sintang
Wabup Sintang Hadiri Safari Ramadhan PHBI Sintang di Masjid Darusalam Desa Merarai Satu
Camat Montallat Apresiasi PT TOP Group Gelar Buka Puasa Bersama dan Salurkan Bantuan Sosial
Sengketa Lahan Adat Libatkan Perusahaan Tambang, Perkara Muliadi Cs Bergulir di PN Muara Teweh
Besi Pengaman Jembatan Melawi II Dicuri, Infrastruktur Vital Dibobol: Polisi Buru Pelaku
DPMPTSP Sintang Sediakan Berbagai Saluran Pengaduan untuk Tingkatkan Kualitas Layanan
Kepala DPMPTSP Sintang Pimpin Rapat Pembahasan Pengaduan PBG

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:09 WIB

Pemkab Sintang Tegaskan Kerjasama Pemerintah dan Masyarakat Menjadi Kunci Sukses Pengamanan Idul Fitri 2026

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:52 WIB

Wabup Sintang Hadiri Peninjauan Lokasi TMMD di Masuka Sintang

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:46 WIB

Wabup Sintang Hadiri Safari Ramadhan PHBI Sintang di Masjid Darusalam Desa Merarai Satu

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:23 WIB

Camat Montallat Apresiasi PT TOP Group Gelar Buka Puasa Bersama dan Salurkan Bantuan Sosial

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:16 WIB

Sengketa Lahan Adat Libatkan Perusahaan Tambang, Perkara Muliadi Cs Bergulir di PN Muara Teweh

Berita Terbaru

Eksekutif

Wabup Sintang Hadiri Peninjauan Lokasi TMMD di Masuka Sintang

Kamis, 5 Mar 2026 - 20:52 WIB