Tim Relawan Buat Riset Budaya Dayak Deah

oleh

Sebagai persiapan media publikasi gelar budaya kampung 10, tim relawan Tabalong, Kalimantan Selatan dari membuat riset budaya Dayak Deah di Desa Pangelak kecamatan Upau. <p style="text-align: justify;">Koordinator tim relawan riset budaya Dayak Deah, Firman Yusi, Senin di Tanjung menjelaskan tim yang melibatkan komunitas fotografi, yayasan putera/puteri Saraba Kawa (Pusaka) serta aktivis peduli budaya dayak membuat dokumentasi sekaligus film terkait budaya Dayak Deah kampung 10 yang tersebar di sejumlah kecamatan.<br /><br />"Hasil riset budaya Dayak Deah akan kita publikasikan bersamaan gelar budaya yang rencananya dilaksanakan akhir Februari di Desa Pangelak Kecamatan Upau," jelas Firman di Tanjung.<br /><br />Kegiatan awal riset budaya Dayak Deah, tim mendokumentasikan aneka kuliner khas Dayak Deah mulai dari proses penyiapan bahan yang semuanya berasal dari alam sekitar hingga menjadi masakan yang unik karena tanpa menggunakan bumbu penyedap seperti masakan pada umumnya.<br /><br />Beberapa kuliner khas Dayak Deah yang menjadi bahan dokumentasi diantaranya selasak esa (ikan sungai yang dimasak dalam bambu), ketupang (ikan pepes dalam upih), lotto (Sejenis lontong yang dibungkus daun batu) serta sambal jagung.<br /><br />Salah satu warga Dayak Deah, Rosinah menjelaskan kuliner tersebut merupakan warisan leluhur yang sampai sekarang masih diterapkan warga setempat.<br /><br />"Kami senang kalau budaya Dayak Deah bisa terus dilestarikan salah satunya kuliner yang merupakan warisan leluhur dengan memanfaatkan hasil alam mulai dari ikan, rempah hingga daun-daunan karena itu melalau riset yang dilakukan para relawan bisa membantu mempublikasikan keunikan budaya dayak deah," jelas Rosinah.<br /><br />Sementara itu ketua penyelenggara gelar budaya dari Lembaga Adat Dayak Deah kampung 10 (Laddek), Mulyadi mengatakan gelar budaya akan menyajikan berbagai budaya dan kesenian dayak mulai dari tarian, kerajinan, herbal, adu kesaktian hingga kulinernya.<br /><br />"Ada beberapa permainan khas Dayak Deah yang akan kita suguhkan dalam pagelaran budaya seperti bekenjo (engrang), balogo dan gasing termasuk berbagai kesenian tari, kerajinan hingga atraksi naik manau," jelas Mulyadi. <strong>(das/ant)</strong></p>