Home / Tak Berkategori

Tim Sanitasi Pemukiman Rumuskan Buku Putih

- Jurnalis

Kamis, 4 Agustus 2011 - 00:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim pelaksana Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Pemukiman (PPSP) Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan mulai merumuskan pembuatan buku putih 2011. <p style="text-align: justify;">Rumusan itu diawali dengan pertemuan perdana (Kick Off) tim anggota PPSP yang berlangsung di ruang rapat sekretaris daerah (Sekda) Kabupaten Tanah Bumbu, Kamis.<br /><br />"Buku putih bisa digunakan hingga 2013," kata seorang fasilitator Provinsi Kalimantan Selatan dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Ismail, dalam pertemuan tersebut.<br /><br />Pada kesempatan itu, Kepala Badan Perencanan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tanah Bumbu, Said Akhmad menjelaskan rumusan buku putih adalah untuk mengetahui segala permasalahan menyangkut sanitasi yang ada di daerah mulai tingkat desa.<br /><br />Agar secara bertahap masalah kebersihan yang mengakibatkan pencemaran lingkungan dapat teratasi seiring upaya pemerintah meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.<br /><br />Menurutnya di Tanah Bumbu tidak sedikit terdapat daerah aliran sungai (DAS) yang kondisi keletariannya perlu dipertahankan sebagai salah satu sumber kehidupan masyarakat agar tidak terkena imbas pencemaran lingkungan.<br /><br />Melalui program PPSP diharapkan memberi dampak perubahan pola hidup sebagian masyarakat yang selama ini terbiasa mecemari lingkungan dengan membuang sampah sembarangan dan kotoran ke sungai.<br /><br />"Masalah paling berat adalah bagaimana kita merubah pola hidup supaya masyarakat sadar kebersihan lingkungan. Supaya program ini nantinya berhasil dan tepat sasaran," katanya.<br /><br />Sesuai data Bapenas ada sekitar 330 kabupaten/kota di seluruh Indonesia yang rawan sanitasi.<br /><br />Baru sekitar 11 kota yang memiliki sistem Offsite (Sistem Pengolahan Air Limbah Terpusat). Sehingga masih 75 persen sungai dan 80 persen air tanah tercemar akibat sampah dan kotoran. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Bupati Sintang Terima CSR Rehab Jembatan Sebungkang Dedai Dari Investasi Perkebunan
Bupati Bala Ajak Dinkes, RSUD dan Puskesmas Berinovasi dan Berikan Layanan Terbaik Untuk Masyarakat
Akselerasi Pelayanan Publik, DKISP Gelar Workshop Pengembangan Dashboard Eksekutif
Kabag OPS Polres Sekadau Kunker Ke PT. KBP Belitang Hulu
Sekprov Kaltara Safari Perangkat Daerah, Pastikan Pelayanan Publik Makin Optimal
Training ESQ Leadership Hari Kedua, Pemkab Barito Utara Perkuat 7 Budi Utama dan Tata Kelola Akuntabel
Api Menjilat Jalan Provinsi, Asap Karhutla Lumpuhkan Arus Nanga Pinoh–Kota Baru
Persekutuan Guru Kristen PAUD, PNF dan IKBM Malinau Menggelar Perayaan Natal Bersama 

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:23 WIB

Bupati Sintang Terima CSR Rehab Jembatan Sebungkang Dedai Dari Investasi Perkebunan

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:17 WIB

Bupati Bala Ajak Dinkes, RSUD dan Puskesmas Berinovasi dan Berikan Layanan Terbaik Untuk Masyarakat

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:40 WIB

Akselerasi Pelayanan Publik, DKISP Gelar Workshop Pengembangan Dashboard Eksekutif

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:28 WIB

Kabag OPS Polres Sekadau Kunker Ke PT. KBP Belitang Hulu

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:33 WIB

Sekprov Kaltara Safari Perangkat Daerah, Pastikan Pelayanan Publik Makin Optimal

Berita Terbaru

Sekadau

Kabag OPS Polres Sekadau Kunker Ke PT. KBP Belitang Hulu

Rabu, 21 Jan 2026 - 17:28 WIB