Home / Tak Berkategori

Tim Teknisi Berhasil Evakuasi Pesawat MA 60

- Jurnalis

Selasa, 10 Januari 2012 - 04:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawat MA 60 yang terperosok ke dalam tanah gambut pada Sabtu (7/1) lalu di Bandar Udara Haji Asan Asan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, akhirnya berhasil di evakuasi oleh tim teknisi. <p style="text-align: justify;">"Evakuasi sempat memakan waktu selama tiga hari tiga malam dan pada Selasa pukul 02.15 WIB dinihari ban sebelah kiri pesawat baru berhasil dibebaskan dari tanah gambut," kata Kepala Seksi Keamanan dan Keselamatan Penerbangan Bandara Haji Asan Sampit, Harianto di Sampit, Selasa.<br /><br />Lambannya proses evakuasi badan pesawat karena peralatan pendukung tidak lengkap, bahkan kendaraan derek yang dipergunakan sempat berganti dua kali.<br /><br />Begitu ban pesawat sebelah kiri yang amblas diangkat dan terbebas dari tanah gambut badan pesawat MA 60 langsung ditarik ke tempat yang aman.<br /><br />Pesawat MA 60 tersebut sekarang sudah ditarik ke apron untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim teknisi yang diri dari lima orang.<br /><br />Menurut Harianto, hingga sekarang masih belum diketahui secara pasti bagian pesawat apa saja yang rusak karena masih dalam tahap pemeriksaan.<br /><br />Jika dilihat secara kasat mata kondisi pesawat baik-baik saja dan tidak tampak adanya kerusakan yang berarti, namun semua itu hanya tim teknisi yang tahu.<br /><br />"Mulai Selasa (10/1) pagi pelayanan penerbangan di Bandara Haji Asan Sampit untuk semua rute telah dibuka kembali karena penghalang landasan pacu sudah berhasil dievakuasi," katanya.<br /><br />Kondisi Bandara Haji Asan Sampit sekarang telah dinyatakan aman untuk penerbangan dan lubang di tepian landasan pacu bekas MA 60 terperosok juga telah ditutup kembali.<br /><br />Untuk Selasa (10/1) sedikitnya ada empat rute penerbangan, yakni Sampit-Pangkalan Bun, Sampit-Surabaya, Sampit-Semarang dan Sampit-Jakarta. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG
Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 Hijriah di Melawi
Lembaga Adat Segel Tambang Diduga Ilegal Milik PT GUM, DAD Belitang Hulu Minta Aktivitas Dihentikan
Diduga Lakukan Penambangan Galian C Tanpa Izin, PT GUM Tuai Sorotan Tokoh Masyarakat Belitang Hulu
Politisi Partai Gerindra Tekankan CSR Tak Lagi Seremonial, Harus Fokus Pemulihan Lingkungan dan Pemberdayaan SDM
Aksi Bersih Serentak di Tiga Titik, Melawi Gaspol Sambut HPSN 2026 dan Ramadan
Bupati Tekankan Komitmen dan Eksekusi Program “11.12 GASPOL” pada Forum RKPD Barito Utara 2027
Kadis Kominfo dan Persandian Bulungan Hadiri Musrenbang

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:39 WIB

Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG

Senin, 16 Februari 2026 - 21:23 WIB

Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 Hijriah di Melawi

Senin, 16 Februari 2026 - 16:56 WIB

Lembaga Adat Segel Tambang Diduga Ilegal Milik PT GUM, DAD Belitang Hulu Minta Aktivitas Dihentikan

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:03 WIB

Diduga Lakukan Penambangan Galian C Tanpa Izin, PT GUM Tuai Sorotan Tokoh Masyarakat Belitang Hulu

Minggu, 15 Februari 2026 - 18:44 WIB

Politisi Partai Gerindra Tekankan CSR Tak Lagi Seremonial, Harus Fokus Pemulihan Lingkungan dan Pemberdayaan SDM

Berita Terbaru