Tingkat Hunian Hotel Berbintang Di Kalteng Naik

oleh

Tingkat okupasi hotel berbintang di Kalimantan Tengah pada Oktober 2012 mencapai 58,44 persen atau naik 3,63 persen dibanding September 2012 yang tercatat 54,81 persen. <p style="text-align: justify;">"Hal ini disebabkan karena banyaknya even tingkat nasional yang berlangsung di Palangka Raya sehingga memicu terjadinya tingkat penghunian kamar," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalteng Panusunan Siregar di Palangka Raya, Senin.<br /><br />Namun apabila dibanding Oktober 2011 turun 2,21 poin, yakni dari 60,65 persen menjadi 58,44 persen, katanya ketika memberi keterangan bulanan hasil kerja petugas BPS daerah itu.<br /><br />Dia mengatakan, rata-rata lama menginap tamu hotel berbintang pada Oktober 2012 mencapai 1,66 hari atau mengalami peningkatan 0,04 hari dibanding September 2012.<br /><br />Kenaikan ini didorong karena naiknya rata-rata lama inap pada hotel bintang dua, yakni dari 1,61 hari menjadi 1,74 hari serta hotel bintang tiga dari 1,91 hari menjadi 1,42 hari.<br /><br />"Akan tetapi, jika dibandingkan dengan keadaan Oktober 2011 secara rata-rata terjadi penurunan lama inap 0,41 hari," kata Panusunan Siregar menambahkan.<br /><br />Begitu juga keadaan hunian hotel non bintang, mengalami kenaikan sebesar 37,53 persen atau naik 1,70 poin dibanding September 2012, yang disebabkan naiknya penghunian pada kedua kelompok kamar hotel.<br /><br />Apabila dibanding Okteber tahun lalu, tingkat hunian kamar non hotel non bintang mengalami kenaikan, yakni 36,04 persen pada Oktober 2012 menjadi 37,53 persen pada Oktober 2012 atau naik 1,49 poin.<br /><br />Rata-rata lama menginap di hotel berbintang pada Oktober 2012 adalah 1,84 hari meningkat jika dibanding September 2012. Hal ini disebabkan meningkatnya rata-rata lama inap pada dua golongan jumlah kamar hotel.<strong> (das/ant)</strong></p>