Tingkat Hunian Hotel Di Kalteng Berbintang Turun

oleh

Tingkat hunian kamar hotel berbintang di Kalimantan Tengah (Kalteng) selama April turun 5,68 poin dengan capaian rata-rata 54,55 persen. <p style="text-align: justify;">Tingkat hunian hotrel itu turun dibandingkan Maret 2011 yang capaian rata-rata 58,23 persen, kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Tengah, Drs Panusunan Siregar, di Palangka Raya, Minggu.<br /><br />"Bila diamati menurut klasifikasi hotel di Kalteng, hanya ada tiga klasifikasi, yakni, hotel berbintang satu mempunyai tingkat hunian kamar sebesar 50,73 persen, hotel bintang dua sebesar 36,16 persen, dan hotel bintang empat sebesar 60,52 persen," katanya.<br /><br />Menurutnya, rata-rata lama menginap tamu pada hotel berbintang di Kalteng pada April 2011 mencapai 2,26 hari atau mengalami penurunan 0,17 hari dibandingkan rata-rata lama menginap tamu pada Maret 2011.<br /><br />"Penurunan itu didorong oleh turunnya rata-rata lama inap pada hotel berbintang satu, yakni, dari 3,66 hari menjadi 2,90 hari atau turun 0,76 hari. Hotel berbintang dua, dari 2,13 hari menjadi 1,81 hari atau turun 0,32 hari," ujarnya.<br /><br />Diutarakannya, untuk hotel berbintang empat mengalami kenaikan, yakni, dari 1,90 hari menjadi 2,02 hari atau naik 0,12 hari. Jika dibandingkan dengan perform April 2010, secara rata-rata terjadi penambahan lama inap sebesar 0,55 hari.<br /><br />"Sementara untuk hunian hotel nonbintang di Kalteng juga mengalami penurunan sebesar 0,33 poin jika dibandingkan pada Maret 2011," terangnya.<br /><br />Dijelaskannya, turunya hunian kamar hotel non bintang tersebut disebabkan turunnya hunian pada kamar kurang dari 10 unit, dari 33,88 persen menjadi 32,55 persen. Namun, bila dibandingkan dengan tahun 2010, tingkat hunian kamar hotel non bintang mengalami kenaikan 26,01 persen.<br /><br />"Rata-rata lama menginap tamu hotel non bintang pada April 2011 adalah, 2,17 hari atau sama dengan Maret 2011. Kesamaan ini lebih disebabkan terjadinya variasi naik turun rata-rata lama inap tamu yang seimbang antara kelompok kamar hotel non bintang," tegasnya.<br /><br />Kemudian, sambung dia, jika dibandingkan dengan April 2010, rata-rata lama menginap tamu hotel non bintang meningkat 0,5 hari dari 1,67 hari pada April 2010 menjadi 2,17 hari pada April 2011.<br /><br />"Apabila tamu menginap lebih lama, baik itu hotel berbintang maupun hotel nonbintang, maka efek dominonya sangat besar bagi perekonomian masyarakat. Karena tamu hotel lebih banyak juga mengeluarkan uangnya untuk belanja," tandasnya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>