Tinjau Rusunawa, Komisi V Berikan Catatan

oleh

Usai melakukan peninjauan lapangan ke lokasi Bandara Tebelian, rombongan Komisi V DPR-RI juga langsung mengunjungi PSU Rusunawa (Rumah Susun Sederhana Sewa) Sintang yang tengah dalam proses/tahap penyelesaian. <p style="text-align: justify;">Rusunawa yang diperuntukan bagi keluarga prajurit TNI-AD Korem 121/ABW yang selama ini belum memiliki tempat tinggal setelah bergesernya kembali Korem 121/Abw ke Kabupaten Sintang ini dibangun melalui program dari Kementerian Perumahan Rakyat.<br /><br />PSU Rusunawa ini satu paket dengan PSU Rusunawa yang ada di Pontianak, dengan menggunakan anggaran 2011 yang pagunya hampir Rp 1 miliar (Rp 962 juta).<br /><br />Dalam peninjauannya, anggota Komisi V DPR-RI langsung mengeck beberapa ruangan, diantaranya kamar mandi, sarana air dan listrik. Namun rombongan Komisi V sedikit mempertanyakan soal listrik dan sarana air bersih yang belum terpasang.<br /><br />“Kok air dan listriknya belum ada?” tanya Ketua Tim Komisi V DPR-RI Nusyirwan Soejono saat meninjau dalam Rusunawa, Rabu (25/04/2012).<br /><br />Kepada kalimantan-news.com,  Ketua Tim Komisi V DPR-RI Nusyirwan Soejono memberikan sejumlah catatan terkait sarana pendukung di Rusunawa Sintang ini.</p> <p style="text-align: justify;"><img src="../../data/foto/imagebank/20120425231830_E105F8A.jpg" alt="" width="300" height="225" />  <img src="../../data/foto/imagebank/20120425231945_B2ECF6B.jpg" alt="" width="300" height="225" /><br /><br />“Pengadaan sarana air dan listrik harus segera diselesaikan. Pemerintah daerah dapat memfasilitasi untuk itu. Kualitas daripada rusun ini belum sesuai dengan standar. Ini menjadi tugas dari Kementerian Perumahan Rakyat,” ujarnya.<br /><br />Standar yang dimaksudkannya adalah fasilitas kamar mandi, bahkan jendela yang dinilainya masih kurang memadai.<br /><br />“Tujuannya agar ini layak untuk dapat dihuni. Karena rusunawa ini bukan untuk personal prajurit, namun juga untuk keluarga prajurit,” kata Nusyirwan Soejono.<br /><br />Selain itu, untuk kawasan lingkungan dirinya juga meminta agar dilakukan penataan, sehingga tidak terkesan kumuh.<br /><br />Bangun Perumahan Di Perbatasan <br /><br />Pada kesempatan tersebut, Nusyirwan Soejono juga mengungkapkan jika pada tahun ini Kementerian Perumahan Rakyat juga akan membangun unit perumahan di wilayah perbatasan.<br /><br />“Diprogramkan akan dibangun sebanyak 500 unit perumahan dikawasan perbatasan,” ungkapnya.<br /><br />Peruntukkannya, lanjut politikus PDI Perjuangan ini selain bagi anggota TNI yang bertugas di perbatasan, juga bisa ditempati oleh warga sipil.<br /><br />“Tinggal bagaimana cara pengaturannya saja. Kita serahkan kepada Pemerintah Daerah dan Institusi TNI di sini,” ujarnya.<br /><br />Khusus untuk Kalimantan Barat, program ini akan berada di 4 kabupaten perbatasan. Untuk Kabupaten Sintang terdapat di Kecamatan Ketungau Tengah dan Hulu yang totalnya mencapai 100 unit perumahan. Direncanakan, program ini akan dilaksanakan pada bulan Juni tahun ini. <strong>(*)</strong></p>