Tinju – Pacquiao Latihan Seperti Masih Berusia 20 Tahun

oleh
oleh

Pahlawan tinju Filipina Manny Pacquiao mengatakan, ia berlatih keras layaknys seperti sedang berusia 20 tahun, untuk memulihkan kehebatannya dan mengembalikan reputasinya sebagai salah satu petinju terbaik dunia. <p style="text-align: justify;">Pacquiao juga mengatakan, pertandingannya melawan petinju Amerika Brandon Rios di negara teritori China, Macau, bulan depan, merupakan "jendela bagus" untuk mempromosikan tinju di China dan ia merasa tersanjung dapat memainkan peran itu.<br /><br />"Pemusatan latihan ini, saya yakin, merupakan persiapan terpanjang dalam karir saya. Saya berlatih sejak awal, karena saya ingin membuktikan bahwa saya masih bertinju di level atas," katanya kepada wartawan Rabu dini hari di kampung halamannya di General Santos di kawasan selatan Filipina.<br /><br />"Persiapan saya juga lebih serius dan saya berusaha tambah fokus. Saya tanamkan dalam pikiran saya bahwa saya msih seperti petinju berusia 20 tahun," katanya.<br /><br />Mantan juara dalam delapan kelas, Pacquaio, yang akan berusia 35 tahun Desember mendatang, yang baru mengalami dua kekalahan berurutan, menimbulkan spekulasi apakah ia akan menggantung sarung tinjunya.<br /><br />Ia kalah angka tipis atas petinju Amerika Timothy Bradley Juni tahun lalu, kemudian kalah KO ronde keenam atas saingannya dari Meksiko, Juan Manuel Marquez, enam bulan kemudian.<br /><br />Pacquiao mengatakan, berusaha bangkit dari kekalahannya atas Marquez, karena kekalahan itu terasa menyakitkan dalam perjalanan panjang karirnya.<br /><br />"Saya merasa tidak ada melakukan kesalahan dalam pertarungan itu. Bila Anda menonton ulang pertandingan itu, kelihatan saya 100 persen dalam kondisi baik dan agresif. Kekalahan itu merupakan bagian dari pertandingan tinju. Saya menerima 100 persen apa yang terjadi pada laga terakhir itu," katanya.<br /><br />Ia melakukan latihan ringan pada pemusatan latihan yang dibukanya di General Santos bulan lalu.<br /><br />Dalam latihan menjelang laga lawan Rios, – merebutkan gelar kelas welter WBI yang lowong – ia lebih banyak berlatih di tempat tertutup.<br /><br />Ia berbeda dengan latihannya sebelumnya, yang terbuka bagi wartawan, selebriti dan masyarakat umum, yang biasanya meminta foto bersama dengan petinju itu.<br /><br />Kritik bermunculan sebelumnya, mempertanyakan apakah melorotnya kiprah Pacquiao di atas ring akibat ia terlalu banyak memiliki aktifitas lain.<br /><br />Kesohorannya di tengah publik, membuat ia masuk dalam jajaran politisi di Filipina, dan ia kini menjalani periode kedua sebagai anggota kongres bahkan berambisi suatu saat menjadi presiden.<br /><br />Pacquiao, yang dalam puncak karirnya lebih banyak naik ring di Amerika, menyatakan takjub akan bertanding di negara yang ingin menaikkan pamor tinju mereka ke mata dunia.<br /><br />"Ini merupakan jendela bagus bagi rakyat China untuk mendapatkan kesempatan menyaksikan pertandingan besar. Ini juga merupakan jendela bagus untuk mempromosikan tinju di China," ujarnya. <strong>(das/ant)</strong></p>