Tinju – Petinju Papua Targetkan Raih Juara Dunia WBO

oleh
oleh

Petinju profesional Papua, Geisseler Ap, ditargetkan meraih gelar juara dunia WBO saat menghadapi juara bertahan asal Australia Frits William Smith di GOR Cenderawasih, Papua, 14 Maret 2015. <p style="text-align: justify;">Wakil Sekjen Komisi Tinju Profesional Indonesia yang juga penata pertandingan tinju profesional Papua, Anggiat Wanma, saat dihubungi di Biak, Senin, mengatakan perebutan gelar juara dunia di kelas 66 kg itu akan menarik ditonton karena itu merupakan pertandingan profesional pertama atlet tinju asli Papua di kancah dunia.<br /><br />"Untuk target merebut sabuk juara WBO itu, petinju Papua Geisseler Ap ini terus berlatih fisik dan teknik dengan diasuh pelatih Yudas Mofu. Target merebut juara menjadi prioritas utama," ungkap Anggiat Wanma.<br /><br />Ia mengatakan, laga internasional tinju dunia WBO di GOR Cenderawasih Jayapura, Papua, itu diharapkan menyajikan duel menarik hingga selesai pertandingan 12 ronde dengan meraih kemenangan.<br /><br />Debut internasional petinju Papua dari Sasana tinju Krui-Po Papua itu, menurut Anggiat Wanma, akan dilaksanakan sesuai jadwal pada 14 Maret 2015 di Jayapura dengan dukungan promotor tinju profesional Pdt Alberth Yokhu.<br /><br />"Duel tinju profesional internasional atlet Papua Geisseler Ap diharapkan dapat menarik minat anak muda Papua untuk menggeluti tinju profesional," katanya.<br /><br />Anggiat Wanma menyebutkan, selain duel partai utama tinju profesional Geisseler AP versus Frits William Smith, pihak promotor juga menggelar partai tambahan petinju asli tanah Papua untuk kenaikan peringkat nasional.<br /><br />Petinju asli Papua yang akan diorbitkan dalam partai tambahan itu, menurut Anggiat, diantaranya juara nasional Sam F.Puadi di kelas bulu 57 kg (juara nasional), Ramadhan Gebze serta Hengky Baransano versus Melianus Merin (peringkat 1 nasional) serta Paulus Baransano.<br /><br />Petinju-petinju itu akan memperebutkan sabuk emas Gubernur Papua dan Gubernur Papua Barat serta sabuk Sinode GKI di tanah Papua.<br /><br />Soal harga tiket masuk, menurut Anggiat, panitia akan menjual bervariasi dengan harga tiket termahal sebesar Rp10 juta untuk keluarga empat orang, Rp1,5 juta kelas dan ekonomi Rp250 ribu.<br /><br />"Untuk penjualan tiket itu dapat menghubungi kantor klasis GKI di setiap kabupaten/kota se tanah Papua," ujar Anggiat wanma.<br /><br />Selain menyiapkan pertandingan laga internasional, promotor tinju Pdt Alberth Yokhu juga tengah menyiapkan pertandingan internasional kedua menghadapi juara WBO Daud Cino Yordan pada 26 Oktober 2015. (das/ant)</p>