Titik Panas Di Sintang Tak Terpantau Satelit

oleh

Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan Departemen Kehutanan Daops Sintang mengakui kesulitan untuk mengetahui jumlah hot spot atau titik panas yang berada di wilayah operasi Brigdalkarhut yang meliputi empat Kabupaten, yakni Sintang, Sanggau, Sekadau dan Melawi. <p style="text-align: justify;">Hal tersebut disampaikan Sekretaris Brigdalkarhut Daops Sintang, Kadarwanto pada kalimantan-news.com, Kamis (21/06/2012)<br /><br />"Sebenarnya ada hot spot yang kita temukan termasuk juga dari laporan masyarakat. Tapi anehnya dari laporan yang kita terima justeru diwilayah Sintang ataupun wilayah Daops kita tak nampak," ungkapnya.<br /><br />Data tersebut, lanjutnya diperoleh dari Jakarta yang dikirimkan ke Pontianak dan diteruskan ke seluruh daops yang ada di Kalbar.<br /><br />"Kata mereka wilayah kita tertutup kabut sehingga tak tertangkap citra satelit NOAA 18," tambahnya.<br /><br />Dirinya memperkirakan kurang lebih ada sekitar 20-30 hot spot yang terdapat di Sintang. Berdasarkan data, secara Nasional provinsi Kalimantan Barat berada diurutan ke 2 setelah Riau untuk jumlah hot spot berdasarkan pantauan satelit NOAA.<br /><br />"Data tahun lalu juga menempatkan Kalbar di posisi yang sama. Dari Januari hingga Mei  Tahun 2011 jumlahnya 437 dan di rentang yang sama tahun ini jumlahnya 559," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>