TNI Siap Normalisasi Parit Sungai Raya Dalam

oleh

TNI AD siap untuk berpartisipasi dan mendukung kegiatan normalisasi parit di Sungai Raya Dalam yang akan dilakukan oleh Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. <p style="text-align: justify;">"Kami siap menurunkan personel untuk melakukan normalisasi parit Sungai Raya Dalam yang menjadi perbatasan antara Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup yang menjadi program dari Badan Lingkungan Hidup Kubu Raya," kata Danramil Kecamatan Sungai Raya, Kapten (Inf) Endang Rosadi Rosadi di Sungai Raya, Jumat.<br /><br />Menurut Rosadi, keterlibatan pihaknya dalam kegiatan normalisasi parit tersebut merupakan salah satu bentuk pengabdian TNI kepada masyarakat, selain tugas pembelaan negara.<br /><br />"Bahkan sebelumnya kita sudah melakukan beberapa kegiatan serupa seperti penanaman pohon, pembangunan rumah ibadah, bakti lingkungan dan beberapa kegiatan lainnya," ucapnya.<br /><br />Dia menyatakan, jumlah anggota Koramil Sungai Raya sebanyak 18 orang. Ia melanjutkan, jika diperlukan lebih banyak lagi, pihaknya akan koordinasi dengan satuan TNI lainnya yang juga bermarkas di Kecamatan Sungai Raya.<br /><br />"Yang jelas, kita akan siap mengabdikan diri kepada masyarakat, salah satunya bisa dengan kegiatan bakti sosial dan sejenisnya," kata Rosadi.<br /><br />Kepala Badan Lingkungan Hidup Kubu Raya, Aswin Fuad mengatakan pengerukan atau normalisasi parit Sungai Raya Dalam dilakukan karena dipenuhi sampah sehingga terjadi pendangkalan dan akan menimbulkan kerusakan lingkungan serta terlihat kotor dan tak terawat.<br /><br />"Tentunya kita akan koordinasikan dengan instansi terkait di Kubu Raya untuk pengerukan ini,"katanya.<br /><br />Dia juga mengatakan, pihaknya akan mengaktifkan kembali pola gotong-royong di masyarakat yang pernah digalakkan.<br /><br />Sebab, menurutnya, dengan menghidupkan kembali pola gotong-royong di masyarakat maka diharapkan parit-parit dangkal yang terletak di wilayah perbatasan antara Kubu Raya dan Pontianak dapat bersih kembali.<br /><br />"Sehingga fungsi parit dapat kembali kita hidupkan lagi. Tidak kotor, air pun mengalir dengan lancar dan lingkungan juga bersih. Dan nantinya bisa dimanfaatkan untuk pembibitan ikan yang akan diberikan oleh bupati," tuturnya.<br /><br />Mengenai lokasi yang menjadi sasaran pembersihan parit tersebut, mulai dari depan RSUD dr Soedarso hingga Polda Kalbar.<br /><br />"Untuk mendukung rencananya tersebut, kita bekerja sama dengan instansi terkait untuk membuat Perda larangan penyetruman ikan atau kegiatan sejenisnya," kata Aswin. <strong>(phs/Ant)</strong></p>