TNK Gelar Pelatihan Guna Mengidentifikasi Jenis Vegetasi

oleh

Guna mengintensifkan pengelolaan keanekaragaman hayati, Balai Taman Nasional Kutai (TNK) menggelar pelatihan untuk pengenalan jenis pohon khususnya dalam mengidentifikasi jenis-jenis vegetasi yang ada di TN Kutai dan sekitarnya. <p style="text-align: justify;">"Kegiatan pengenalan jenis pohon bagi petugas Balai TNK dan Mitra ini bertujuan untuk lebih mengenalkan jenis-jenis vegetasi (tumbuh-tumbuhan) yang ada di TNK dan sekitarnya," kata Kepala Balai TNK, Acep Sugiharta, di Bontang, Rabu.<br /><br />Pelatihan tersebut digelar selama tiga hari (13-15/9)2011, dua hari teori dan sehari pembelajaran langsung di kawasan Taman Nasional Kutai dengan mengandeng instruktur dari Balai Teknologi Konservasi Sumber Daya Alam (SDA) Balikpapan.<br /><br />Pelatihan ini diikuit 17 peserta dari intern Balai TNK dan tiga orang dari PT Badak sebagai salah satu mitra.<br /><br />Kade Sidiyasa ahli vegetasi sebagai instruktur dari Balai Teknologi Konservasi SDA Balikpapan di hari ketiga memimpin peserta pelatihan, yang belajar mengenali langsung berbagai jenis pohon di kawasan TNK, ungkap Sugiharta.<br /><br />Dia jelaskan Taman Nasional Kutai merupakan kawasan hutan hujan Dipterocarpaceae dataran rendah yang memiliki beragam potensi flora dengan jumlah mencapai 958 jenis, di antaranya 8 dari 9 genus anggota famili Dipterocarpaceae dunia dan sekitar 41 jenis anggrek.<br /><br />?Beberapa flora di antaranya dimanfaatkan oleh penduduk lokal sebagai bahan obat tradisional dari hasil inventarisasi, ada 220 jenis tumbuhan tumbuhan berkhasiat obat,? terangnya.<br /><br />Ia menyebutkan, salah satu tumbuhan berkhasiat obat yang merupakan tumbuhan endemik Kalimantan adalah pasak bumi (Eurycoma longifolia).<br /><br />Beberapa jenis tumbuhan antara lain gaharu (Aquilaria sp.), kantong semar (Nepenthes mirabilis), dan anggrek (Orchidaceae) merupakan flora yang termasuk dalam daftar CITES dan keberadaannya semakin langka.<br /><br />Beberapa jenis diantaranya merupakan tumbuhan yang dilindungi, bahkan terancam punah sehingga perlu pengelolaan yang lebih optimal. Keanekaragaman tumbuhan yang tinggi serta pemanfaatan tumbuhan yang cukup tinggi menuntut pengelolaan yang lebih optimal.<br /><br />Untuk lebih optimal dan tepat sasaran itulah diperlukan pengetahuan tentang jenis tumbuhan dan ekologinya. Oleh sebab itu peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Balai Taman Nasional Kutai dalam hal pengenalan jenis pohon melalui pelatihan ini sangat diperlukan dalam pengelolaan Taman Nasional Kutai, kata Sugiharta. <strong>(das/ant)</strong></p>