Tokoh Masyarakat Kalbar Dorong Perbaikan Infrastruktur Jalan

oleh

Tokoh masyarakat Kalimantan Barat Oesman Sapta Oedang mendorong pemerintah pusat memperbaiki infrastruktur jalan yang berstatus jalan negara agar tidak sampai mengganggu aktivitas perekonomian masyarakat Kalbar. <p style="text-align: justify;">"Wakil-wakil masyarakat Kalbar yang duduk di DPR RI kami minta meningkatkan lobi lagi kepada pemerintah pusat agar dapat bagian dalam perbaikan jalan status negara supaya tidak rusak parah seperti yang terjadi saat ini," kata Oesman Sapta Oedang di Pontianak, akhir pekan ini.<br /><br />Ia menjelaskan, anggota DPR dapil Kalbar harus lebih menggiatkan lagi lobi-lobinya agar setiap tahun Kalbar mendapat anggaran untuk perbaikan jalan yang ada di Kalbar.<br /><br />"Mudah-mudahan dengan gencarnya lobi, maka ke depannya Kalbar selalu mendapat anggaran untuk perbaikan jalan status negara dan lainnya," kata Oesman Sapta Oedang yang juga maju sebagai Caleg DPD RI Dapil Kalbar.<br /><br />Sebelumnya, Gubernur Kalbar Cornelis akhirnya memerintahkan instansi terkait untuk mengatasi kondisi di ruas jalan negara yang rusak parah.<br /><br />"Dalam minggu ini sudah dikerjakan, pokoknya yang jalan negara, tidak perlu menunggu ADB," katanya.<br /><br />Ia menargetkan dalam kurun waktu tiga minggu, kondisi yang sangat butuh perbaikan dapat tuntas.<br /><br />Ruas jalan yang rusak itu diantaranya dari Tayan menuju Sosok di Kabupaten Sanggau, Sanggau ke Sekadau dan Sintang ke Kapuas Hulu.<br /><br />Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalbar Jakius Sinyor mengatakan, perbaikan yang dilakukan sifatnya fungsional.<br /><br />"Artinya, hanya untuk sementara, karena setelah tender dilakukan, kualitasnya ditingkatkan," katanya.<br /><br />Ruas jalan yang sudah masuk di APBN mulai dari Kota Sanggau hingga Kapuas Hulu. "Dananya sekitar Rp400 miliar," kata Jakius Sinyor.<br /><br />Lelangnya direncanakan pada akhir Januari. Sedangkan untuk ruas antara Tayan dan Sosok, menggunakan dana ADB.<br /><br />"Masih mau di tender ulang, setelah ada sanggahan," ujar Jakius Sinyor. <strong>(das/ant)</strong></p>