Tokoh Pemuka Adat Melayu Bersama FPIP Ajak Pemilukada Damai

oleh

Perbedaan pendapat dan pilihan pada pelaksanaan Pemilhan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Provinsi kalimantan Barat Tahun 2012, jangan sampai merusak persatuan dan kesatuan ditengah-tengah masyarakat. <p style="text-align: justify;">Oleh Karenanya Ketua Adat Melayu Kelurahan Kedamin bersama Forum Peduli Ibu Pertiwi (FPIP) mengajak seluruh masyarakat Kapuas Hulu bahkan Kalimantan Barat untuk menciptaka Pemilukada damai.<br /> <br />“ Tidak ada gunanya Kita bermusuhan akibat Pemilukada, lebih baik Kita sama-sama membuka pikiran mensukseskan Pemilukada secara damai. Jangan memandang suku atau agama, jika memang layak memimpin Kalbar apa salahnya. Buat apa Kita harus rebut,” Kata Tam Doruni selaku Ketua Adat Melayu Kelurahan Kedamin Hilir, dikediamannya, Kamis malam (6/09-2012).<br /> <br />Dikatakan Doruni, bahwa selama ini masyarakat yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu sudah hidup berdampingan dengan berbebagai keragaman baik Suku  maupun Agama. Rasa persaudaraan masyarakat Kapuas Hulu sangat kental. “ Tingkat sosial masyarakat Kapuas Hulu sangat tinggi, karena sebenarnya masih satu rumpun, Dan selama ini masyarakat Kapuas Hulu tidak pernah mempersoalkan perbedaan ditengah-tengah  kehidupan dimasyarakat. Itu yang harus Kita jaga, jangan sampai dirusak begitu saja,” ucapnya serius.<br /> <br />Untuk itu, Doruni sangat mengapresiasi atas gerakan yang dilakukan oleh Forum Peduli Ibu Pertiwi (FPIP) dalam mengajak dan menghimbau masyarakat Kalimantan Barat untuk menciptakan Pemilukada damai. Menurutnya, banyak cara untuk Kita saling mengingatka agar tidak terjadi keributan apalagi perpesahan ditengah masyarakat dalam Pemilukada. <br /><br />“ Kedamaian itu lah yang Kita cari, sehingga tercipta kenyamanan, baik itu saat Kita kerja maupun saat berada di masyarakat. Dan Saya sangat tidak menghendaki jika dalam berpolitik sudah menjual agama dan suku, sebab yang Kita pilih bukan pemimpin agama, bukan pemimpin suku, tetapi pemimpin Kalbar,” cetusnya. <br /><br />Oleh karena itu, selaku Ketua Adat Melayu Kelurahan Kedamin Hilir, Doruni mengajak seluruh masyarakat Kapuas Hulu bahkan Kalimantan Barat, untuk tidak mudah terpancing akan isu-isu murahan yang hanya ingin merusak keharomonisan yang selama ini sudah terjalin dengan baik. <br /><br />“ Kita harus menyadari bahwa keributan dan kekacauan tidak akan mendatangkan keuntungkan, melainkan mendatangkan petaka yang dapat berdampak terhadap kehidupan ditengah-tengah masyarakat, mari Kita bergandeng tangan untuk mensukseskan Pemilukada ini secara damai. Kalah menang adalah bagian dari demokrasi harus Kita hormati dan hargai,” timpalnya. <strong>(*)</strong></p>