Home / Tak Berkategori

Tradisi, Usai Panen Warga Desa Penyuguk Simpan Padi di Lumbung

- Jurnalis

Kamis, 26 Mei 2016 - 07:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Melawi kaya akan seni budaya, dan masih banyak pula masyarakat yang mempertahankan budaya didaerahnya sebagai daya tarik tersendiri. <p style="text-align: justify;">Salah satunya Warga Suku Dayak Desa Penyuguk, Kecamatan Ella Hilir, Melawi, didesa tersebut, hasil panen sawahnya ditempat yang khusus. Tradisi budaya lokal itu menjadi daya tarik tersendiri oleh para pengunjung yang datang ke daerah itu.<br /> <br />“Mayoritas masyarakat Desa Penyuguk dan desa tetangga memiliki mata pencaharian sebagai petani. Mereka panen sekali dalam setahun dan hasil pertanian masih tetap disimpan di rumah lumbung padi,” ujar warga Ella Hilir, Saborank, ditemui di Nanga Pinoh.<br /><br />Dijelaskannya bahwa, satu lumbung padi beratapkan seng dengan model bangunan tradisional limas tersebut digunakan oleh warga untuk menyimpan padi setelah musim panen  tiba. <br /><br />Lebih lanjut dikatakan Saborank, bahwa Lumbung Padi dalam bahasa setempat adalah Tuko. Bangunan Tuko sendiri ukurannya beraneka ragam antara 1 X 4 sampai 4 X 5 meter sesuai dengan pendapatan hasil panen masyarakat setiap tahun yang mayoritas petani.<br /><br />Saborank menuturkan, bahwa khusus menyimpan hasil panen, setiap lumbungpadi didirikan tepat di tengah-tengah atau disamping rumah tradisional desa setempat atau dikebun (ladang) warga.<br /><br />“Mereka memanen hasil pertanian sekali dalam setahun dengan metode tradisi setempat. Ada sekitar 60 unit yang masih tetap berdiri bangunan lumbung padi untuk menyimpan hasil panen di Desa Penyuguk dan sekitarnya,” ulasnya.<br /><br />Dia pun mengapresiasi warga Desa Penyuguk dan desa-desa lain dilingkungan Pemkab Melawi yang masih tetap mempertahankan tradisi budaya menyimpan padi dalam lumbung sebagai peninggalan budaya para leluhur itu.<br /><br />Dikesempatan itu Saborank juga berharap kepada Pemkab dan DPRD Melawi agar kedepan dalam rangka melestarikan budaya lokal itu ada perhatian bantuan anggaran terkait merenovasi atau membangun lumbung padi yang baru.<br /><br />Dia meyakini, apabila berdiri bangunan lumbung padi dengan bangunan yang baru tertata yang rapi tanpa menghilangkan makna awal sebagai budaya atau tradisi lokal akan menarik para wisatawan berkunjung kedaerah itu, sehingga Kabupaten Melawi akan lebih terkenal hingga ke manca negara. (KN)</p>

Berita Terkait

Pansus IV DPRD Kaltara Kebut Ranperda Literasi, Konsultasi ke Pusat Perbukuan Kemendikdasmen
Ciwanadri Tolak Dana Hibah Pemkab Melawi 2026, Pilih Perkuat Internal
Markus Jembari Dorong Keterlibatan Generasi Muda dalam Pembangunan Daerah Sintang
Rudy Andryas Minta Pemerintah Perhatikan Pengembangan Transportasi Umum, Khususnya Jalur Sungai
Rudy Andryas Soroti Pentingnya Transportasi Sungai bagi Aktivitas Masyarakat di Serawai dan Ambalau
 Anastasia Minta Masyarakat Sintang Harus Melek Teknologi
Anastasia Dorong Tenaga Pendidik di Sintang Kuasai Teknologi untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Pansus III DPRD Kaltara Kebut Pembahasan Dua Ranperda Strategis, Fokus SDA Kayan dan Pemberdayaan Desa

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 16:07 WIB

Pansus IV DPRD Kaltara Kebut Ranperda Literasi, Konsultasi ke Pusat Perbukuan Kemendikdasmen

Minggu, 12 April 2026 - 15:07 WIB

Ciwanadri Tolak Dana Hibah Pemkab Melawi 2026, Pilih Perkuat Internal

Sabtu, 11 April 2026 - 14:24 WIB

Markus Jembari Dorong Keterlibatan Generasi Muda dalam Pembangunan Daerah Sintang

Sabtu, 11 April 2026 - 14:18 WIB

Rudy Andryas Minta Pemerintah Perhatikan Pengembangan Transportasi Umum, Khususnya Jalur Sungai

Sabtu, 11 April 2026 - 14:14 WIB

Rudy Andryas Soroti Pentingnya Transportasi Sungai bagi Aktivitas Masyarakat di Serawai dan Ambalau

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play