Tunggakan Jamkesmas Kalbar Tidak Ganggu JKN

oleh

Pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional di RSUD dr Soedarso Pontianak, Kalimantan Barat, tidak terpengaruh tunggakan Jaminan Kesehatan Masyarakat senilai Rp16 miliar pada 2013. <p style="text-align: justify;">"Karena kalau Jamkesmas dari Kementerian Kesehatan, sedangkan JKN melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar Andy Jap di Pontianak, Jumat.<br /><br />Ia melanjutkan, untuk Jamkesmas akan terus diproses pencairannya meski telah lewat tenggat periode tahun anggaran berjalan.<br /><br />Pembayaran terakhir klaim Jamkesmas untuk RSUD dr Soedarso Pontianak periode Januari – Mei 2013. Jadi, lanjut dia, yang belum dibayar untuk periode Juni – Desember 2013.<br /><br />Sedangkan secara nasional, tunggakan Jamkesmas mencapai Rp1,8 triliun.<br /><br />Ia menambahkan, secara umum pelaksanaan JKN pada awal-awal tahun berjalan lancar.<br /><br />Namun harus diakui, masih ada yang mempertanyakan mengingat program JKN baru dilaksanakan tahun ini.<br /><br />Ia mengatakan, bagi pasien yang sudah terdaftar dapat langsung memanfaatkan program itu. Sedangkan bagi yang belum, perlu mendaftar terlebih dahulu.<br /><br />Sementara peserta JKN di Kalbar diperkirakan sebanyak 1,9 juta penduduk terdiri atas peserta jamkesmas, askes, TNI, Polri, dan peserta kesehatan jamsostek.<br /><br />Dari jumlah itu, sebanyak 1,3 juta jiwa merupakan peserta jamkesmas dimana premi jaminan kesehatan mereka dibayarkan pemerintah. <strong>(das/ant)</strong></p>