Manager PT.PLN Ranting Putussibau, Gurit Bagaskoro, ST mengatakan bahwa tunggakan masyarakat pelanggan PLN meningkat dari bulan Oktober lalu,dari 800 juta menjadi 900 juta per-awal Nopember 2011. <p style="text-align: justify;">“Tunggakan pelanggan Kita meningkat lagi dari bulan sebelumnya,” ungkapnya, kepada Wartawan diruang kerjanya, Rabu (16/11). <br /><br />Dikatakan Bagaskoro, bahwa masyarakat pada umumnya tidak menyadari, tunggakan yang terjadi tersebut dapat berpengaruh terhadap pelayanan PLN, disisi lain dijelaskannya masyarakat menuntut PLN untuk maksimal dalam pelayanan, jangan sampai ada pemadaman, jikapun ada pemadaman dilakukan tidak terlalu lama. <br /><br />“Sebenarnya jangan hanya masyarakat yang meminta Kami melayani secara maksimal, tetapi masyarakat juga wajib membayar hutangnya yaitu tunggakan tersebut, tetapi meskipun demikian selama ini Kami berusaha memberikan yang terbaik, walaupun terkadang masih ada pemadaman dan itu akibat cuaca yang ekstrim, bukan kehendak Kita juga,” jelasnya.<br /> <br />Untuk itu selaku Manager PLN Ranting Putussibau, Bagaskoro menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu yang menggunakan jasa PLN dan yang memiliki tunggakan untuk segera melunasinya, jangan sampai kata Bagaskoro tunggakan lebih meniingat lagi, sebab dana tersebut digunakan untuk opersional seperti halnya pembelia alat-alat apabila ada jaringan, gardu bahkan alat mensin yang rusak, maka pembeliannya digunakan menggunakan uang dari konsumen trsebut.<br /> <br />“Saya himbau agar pelanggan PLN membayar kewajibanya tapat waktu jangan sampai menunggak seperti ini, tentunya pelanggan tidak mau meterannya diputus, oleh karena itu bagi yang masih mempunyai hutang kepada PLN harus segera melunasinya,” tegas Bagaskoro. <strong>(phs)</strong></p>















