Home / Tak Berkategori

Tunggakan Retribusi Pasar Kota Banjarmasin Rp 4 Miliar

- Jurnalis

Rabu, 7 Desember 2011 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin, Kalimantan Selatan, melalui Dinas Pasar setempat mengakui tunggakan retribusi pasar di kota tersebut mencapai Rp4 miliar lebih. <p style="text-align: justify;">Tunggakan retribusi pasar tersebut merupakan temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) secara kumulatif sejak tahun 2001, kata Kepala Dinas Pasar Kota Banjarmasin, Hermansyah kepada wartawan di Balaikota Banjarmasin, Rabu.<br /><br />Tunggakan tersebut dihitung berapa jumlah retribusi yang belum dibayar senilai Rp2 miliar lebih dan sewa toko di pasar milik Pemko Banjarmasin yang belum dibayar senilai Rp2 miliar lebih.<br /><br />Untuk menarik tunggakan tersebut Pemkot Banjarmasin melakukan berbagai cara termasuk kerjasama dengan pihak Kejaksaan setempat.<br /><br />Setelah adanya kerjasama dengan pihak Kejaksaan maka tunggakan tersebut mulai bisa ditarik, seperti tunggakan di pasar Baru senilai Rp600 juta setelah kerjasama tersebut berhasil ditarik Rp200 juta hingga tersisa Rp400 juta.<br /><br />Menyinggung keberadaan pasar dalam Kota Banjarmasin disebutkannya masih perlu pembenahan karena beberapa lokasi yang cukup memprihatinkan.<br /><br />Pembenahan pasar tersebut seperti pembangunan dengan cor beton lorong Pasar Gadang Rp78,4 juta dengan realisasi 98 persen, pengecoran Pasar Lama Rp84 juta selesai 80 persen.<br /><br />Pembuatan WC Pasar Telawan Rp37 juta, rehab pasar Cemara Rp47 juta, rehab Pasar Jahri Saleh Rp84 juta, pembuatan WC Pasar Antasari Rp64 juta, rehab Pasar Telawang Rp52 juta.<br /><br />Selain itu juga pengecatan Pasar Pandu Rp50 juta, serta rehab beberapa pasar lainnya yang nilainya cukup besar. (phs/Ant)<br /><br />Menhut Dukung Budidaya Meranti Putih 3.000 Hektare<br /><br />Kotabaru, 7/12 (ANTARA) – Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan siap mendukung rencana Pemkab Kotabaru Kalimantan Selatan untuk mengembangkan tanaman meranti putih (shorea bracteolata dyer) hingga 3.000 hektare di kawasan hutan lindung Sebelimbingan, Pulau Laut Utara.<br /><br />"Jika Pemkab Kotabaru serius untuk mengembangkan tanaman meranti putih hingga 3.000 hektare, maka kami siap memberikan dana untuk biaya pengembangannya," kata Menteri Kehutanan di Kotabaru, Rabu.<br /><br />Dukungan Kementerian Kehutanan tersebut akan diwujudkan dengan mengalokasikan dana sebesar Rp15 miliar untuk budidaya meranti putih seluas 3.000 ha.<br /><br />"Setiap hektare akan mendapatkan alokasi dana untuk tanam dan operasional sebesar Rp5 juta," imbuhnya.<br /><br />Bupati Kotabaru H Irhami Ridjani mengatakan, saat ini tanaman meranti putih di Desa Sebelimbingan tersisa sekitar 8,3 hektare dari sekitar 300 hektare.<br /><br />"Sebagian besar tanaman meranti yang ditanam PT Inhutani sekitar tahun 70-an itu dibabat oleh perambah hutan," paparnya.<br /><br />Meski telah banyak yang dijarah, Pemkab Kotabaru berencana untuk mengembangkan tanaman meranti yang lebih luas lagi yakni, hingga 3.000 hektare.<br /><br />Namun perlu dukungan dari Pemerintah Pusat, khususnya Kementerian Kehutanan.<br /><br />"Jika program ini terwujud, akan dinamai taman hutan meranti putih ‘Zulkifli Hasan’," ujarnya.<br /><br />Agar masyarakat Kotabaru, atau yang datang ke kawasan hutan meranti putih mengenang bahwa Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan pernah berkunjung kemari, tambahnya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Pemkab Sintang Dukung Kelancaran Seluruh Kegiatan Imlek dan Cap Go Meh
Tak Hanya Tangkap Pelanggar, Polisi Melawi Kini Tebar Ribuan Ikan untuk Ketahanan Pangan
Wabup Barito Utara Buka Musrenbang Tahun 2027 di Kecamatan Teweh Baru
Dukung Laporan Keuangan yang Transparan dan Akuntabel, Seluruh Pejabat Perangkat Daerah Diminta Tidak Dinas Luar Selama Pemeriksaan BPK
IPM Masih Tertahan, Lingkungan Tergerus: Program METAL Disiapkan Jadi Jalan Baru Pembangunan Melawi
108 Pengendara Ditilang, Polres Melawi Akui Penertiban Knalpot Brong Belum Maksimal
Pemkab Sintang Akan Data Orang Miskin, Lengkap Dengan Nama dan Alamatnya
Wabup Sintang Hadiri Musrenbang Dapil 3 di SMKN 1 Sintang

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:39 WIB

Pemkab Sintang Dukung Kelancaran Seluruh Kegiatan Imlek dan Cap Go Meh

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:14 WIB

Tak Hanya Tangkap Pelanggar, Polisi Melawi Kini Tebar Ribuan Ikan untuk Ketahanan Pangan

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:38 WIB

Wabup Barito Utara Buka Musrenbang Tahun 2027 di Kecamatan Teweh Baru

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:29 WIB

Dukung Laporan Keuangan yang Transparan dan Akuntabel, Seluruh Pejabat Perangkat Daerah Diminta Tidak Dinas Luar Selama Pemeriksaan BPK

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:38 WIB

IPM Masih Tertahan, Lingkungan Tergerus: Program METAL Disiapkan Jadi Jalan Baru Pembangunan Melawi

Berita Terbaru