Uji Coba Tanaman Perkebunan Di TPA Banjarmasin

oleh

Unit Pelaksana Teknis Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Banjarmasin, kini sedang melakukan uji coba menanam tanaman perkebunan, seperti jagung dan lombok di kawasan Tempat Pembuangan Akhir sampah <p style="text-align: justify;"><br />"Bila uji coba berhasil, kemungkinan akan kita kembangkan tanaman perkebunan di lahan TPA Basirih milik pemerintah kota (Pemko) Banjarmasin, yang luas beberapa hektare tersebut," ujar Kepala UPTD TPA itu, Yuliansyah Effendi, di Banjarmasin, Rabu sore.<br /><br />Ia menyatakan, untuk sementara hasil uji coba itu bukan untuk dikonsumsi, tapi buat mengetahui kemungkinan pengembangan penanaman tanaman perkebunan di eks kawasan sampah yang sudah bertahun-tahun lamanya.<br /><br />"Kita berharap, kawasan bekas tumpukan sampah itu bisa dimanfaatkan maksimal, buka cuma bisa ditanami pohon Jati Ambon (Jabon), tapi juga berbagai jenis tanaman perkebunan," lanjutnya menjawab ANTARA Banjarmasin yang menyertai Tim Pemantau Adipura ke TPS tersebut.<br /><br /&gt;Kawasan bekas tumpukan sampah di TPA Basirih yang sudah bertahun-tahun lamanya dan seperti menyatu dalam bentuk tanah biasa, tak kurang dari tiga hektare, ungkapnya di hadapan Tim Pemantau Adipura yang terdiri unsur Kementerian Lingkungan Hidup itu.<br /><br />Ia menerangkan , uji coba menanam tanaman perkebunan, seperti jagung pada musim panas beberapa waktu lalu, ternyata tidak bisa berkembang dengan baik dan bahkan hanya sekitar dua tiga hari tumbuh, kemudian menguning dan mati.<br /><br />"Kemudian kita coba lagi pada musim penghujan ini menanam jagung dan lombok di lahan eks tumpukan sampah tersebut, kelihatan tumbuh dan berkembangan dengan baik, kini sudah mulai menampakan bunga sebagai pertanda mau berbuah," demikian Yuliansyah.<br /><br />Di TPA Basirih Banjarmasin tersebut selain menjadi lahan pencaharian para pemulung, juga dari limbah organik diolah menjadi kompos yang hasil pengomposan itu digunakan untuk pemupukan tanaman pertamanan dari proyek Dinas Kebersihan dan Pertamaman Pemko setempat.<strong> (phs/Ant)</strong></p>