Home / Tak Berkategori

Uji Publik Kurikulum Libatkan Ratusan Guru Kaltim

- Jurnalis

Kamis, 13 Desember 2012 - 04:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan guru dan kepala sekolah tingkat sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan tingkat sekolah lanjutan atas di Provinsi Kalimantan Timur terlibat dalam Uji Publik Kurikulum 2013. <p style="text-align: justify;">"Harapannya adalah agar semua guru mengetahui perubahan kurikulum sekolah," ujar Profesor Mungin dari Badan Standarisasi Nasional Pendidikan (BSNP) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI di Samarinda, Kamis dalam acara itu.<br /><br />Selain Profesor Mungin, tampak pula nara sumber lain, yakni Nanang Rijono M.Pd, selaku pengamat pendidikan dari Universitas Mulawarman Samarinda.<br /><br />Mungin menilai bahwa Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) secara nasional akan berubah mulai tahun ajaran baru 2013, yakni perubahannya akan dilakukan secara bertahap.<br /><br />Tahapan perubahan KTSP pada 2013 tersebut, untuk jenjang SD akan dimulai pada kelas 1 dan kelas 4, jenjang SMP dan SLTA akan dimulai masing-masing dari kelas 1, sehingga dalam tiga tahun ke depan semua kelas mulai SD hingga SLTA sudah diterapkan kurikulum baru.<br /><br />Terkait dengan perubahan KTSP 2013 tersebut, maka semua guru, kepala sekolah, dan semua pihak terkait dalam proses belajar mengajar di sekolah harus siap, sehingga acara semacam uji publik dan pelatihan bagi guru harus terus dilakukan.<br /><br />Menurutnya, landasan pengembangan kurikulum tersebut ditinjau dari tiga aspek, yakni Aspek Filosofi, Aspek Yuridis, dan Aspek Konseptual.<br /><br />Aspek Filosofi adalah, pendidikan yang berbasis pada nilai-nilai luhur, nilai akademik, kebutuhan peserta didik, dan kebutuhan masyarakat. Kemudian kurikulumnya berorientasi pada pengembangan kompetensi.<br /><br />Untuk Aspek Yuridis adalah, berorientasi pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010  20014 untuk sektor pendidikan.<br /><br />Kemudian berorientasi pada perubahan metodologi pembelajaran, pentaan kurikulum, Inpres Nomor 1 tahun 2010, dan penyempurnaan kurikulum serta metodologi pembelajaran aktif berdasarkan nilai budaya bangsa, yakni guna membentuk daya saing karakter bangsa.<br /><br />Sedangkan ditinjau dari aspek konseptual adalah, berdasarkan pada relevansi, model kurikulum berbasis kompetensi, kurikulum lebih dari sekedar dokumen, proses pembelajaran, dan penilaian yang mengarah pada kesesuaian teknik penilaian dengan kompetensi, serta penjenjangan penilaian. <strong>(das/ant)</strong></p>

Berita Terkait

Babinsa Koramil 1205-08/Dedai Hadiri Pemberkatan dan Peresmian Kantor CU Keling Kumang Branch Office Emparu Baru
PORKAB Barito Utara 2025 Resmi Dibuka, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Menuju Porprov Kalteng 2026
DPRD Barito Utara Apresiasi Tinggi Pelaksanaan PORKAB 2025 di Muara Teweh
Silaturahmi Santai Bersama Gubernur, SMSI Dapat Pesan dan Dukungan
Kejurprov Terbuka PBFI Kalteng 2025 Resmi Dibuka di Muara Teweh, Atlet Binaraga Siap Bersaing
Polda Kalbar Gelar “Jumat Curhat”, Kapolda Hadir Bersama Forkompimda dan Tokoh Masyarakat
Perluas Akses Pendidikan, Wagub Kaltara Bahas Sekolah Rakyat dengan Kemensos RI
Pemprov Kaltara Dukung Transisi Energi Bersih Lewat Hibah Infrastruktur EBT dari ESDM

Berita Terkait

Minggu, 7 Desember 2025 - 23:38 WIB

Babinsa Koramil 1205-08/Dedai Hadiri Pemberkatan dan Peresmian Kantor CU Keling Kumang Branch Office Emparu Baru

Minggu, 7 Desember 2025 - 10:22 WIB

PORKAB Barito Utara 2025 Resmi Dibuka, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Menuju Porprov Kalteng 2026

Minggu, 7 Desember 2025 - 08:53 WIB

DPRD Barito Utara Apresiasi Tinggi Pelaksanaan PORKAB 2025 di Muara Teweh

Sabtu, 6 Desember 2025 - 14:33 WIB

Silaturahmi Santai Bersama Gubernur, SMSI Dapat Pesan dan Dukungan

Sabtu, 6 Desember 2025 - 13:24 WIB

Kejurprov Terbuka PBFI Kalteng 2025 Resmi Dibuka di Muara Teweh, Atlet Binaraga Siap Bersaing

Berita Terbaru