Ujian nasional tahun ajaran 2013/2014 tingkat SMA, SMK dan MA di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah yang akan berlangsung pada 14-16 April 2014 diikuti 1.494 orang siswa di daerah tersebut. <p style="text-align: justify;">Semua peserta itu berasal di 22 sekolah negeri dan swasta di sembilan kecamatan, kata Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara (Barut), Iwan Fikri di Muara Teweh, Rabu.<br /><br />Menurut dia, ribuan siswa itu berasal dari SMK sebanyak 475 siswa, SMA 830 siswa dan Madrasyah Aliyah mencapai 189 orang.<br /><br />Sekolah yang menggelar UN adalah SMAN 1, SMAN 2, SMKN 1, SMKN 2 dan MAN, kemudian SMA Tumpung Laung di Kecamatan Montallat, SMA Kandui Kecamatan Gunung Timang, SMA Lahei Kecamatan Lahei, SMA Kecamatan Teweh Timur dan Kecamatan Gunung Purei.<br /><br />"Penyelenggaran UN ini serentak dilakukan, namun setiap sekolah ada yang berbeda karena tergantung jumlah mata pelajaran," katanya.<br /><br />Iwan mengatakan, formulasi tingkat kelulusan UN 2014 sama dengan tahun lalu yakni Nilai sekolah untuk tingkat SMA/MA/SMK merupakan gabungan nilai rapor semester 3,4,5 dan ujian sekolah.<br /><br />Dengan formulasi tersebut diharapkan pihak sekolah tidak hanya mengejar kuantitas, tetapi harus memperhatikan kualitas kelulusan masing-masing sekolah.<br /><br />"Kita berharap hasil UN tahun ini lebih baik dari sebelumnya, karena kriteria penilaian tingkat kelulusan mengikutsertakan nilai sekolah," katanya.<br /><br />Dia mengatakan, pengawasan UN dalam kota dilakukan secara silang oleh sejumlah sekolah, sedangkan di kecamatan pengawasnya ditunjuk oleh camat setempat.<br /><br />"Kita mengharapkan hasil UN tahun 2014 lulus 100 persen. Tingkat kegagalan atau keberhasilan merupakan tanggung jawab bersama baik sekolah maupun dinas," katanya. <strong>(das/ant)</strong></p>


















