Umat Hindu Palangka Gelar Upacara Di Bundaran

oleh

Umat Hindu Bali dan Kaharingan di Kota Palangka Raya menyambut perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1937 dengan menggelar Upacara Melasti yang dipusatkan di kawasan Bundaran Besar wilayah itu. <p style="text-align: justify;">Umat Hindu Bali menggelar kegiatan Tawur Agung Kesanga dan upacara Mamapas Lewu untuk Umat Hindu Kaharingan, kata Ketua Majelis tertinggi Agama Hindu Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kalteng, I Nyoman Sudyana, di Palangka Raya, Jumat.<br /><br />"Kegiatan hari ini merupakan rangkaian untuk menghadapi Hari Raya Nyepi besok. Kami terlebih dahulu melakukan Melasti pembersihan diri dan Tawur, pawai Ogoh-ogoh serta besok kegiatan nyepi," katanya.<br /><br />Upacara Melasti ini bertujuan untuk menyucikan alam semesta dan isinya serta meningkatkan hubungan dan keharmonisan antara sesama manusia, manusia dengan lingkungannya, serta manusia dengan Tuhan (Tri Hita Karana).<br /><br />Sekitar ratusan Ummat Hindu Bali dan Kaharingan mengikuti rangkaian upacara ini dengan penuh hikmat. Lokasi upacara yang terletak di pinggir jalan utama kota ditambah banyaknnya kendaraan yang melintasi kawasan itu tidak membuat proses upacara terganggu.<br /><br />Kawasan Bundaran besar merupakan penghubung lima ruas jalan utama yang melintasi wilayah Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah itu. Jalan tersebut ialah Jalan Yos Sudarso, Tjilik Riwut, Imam Bonjol, Kinibalu, Mayjen DI Panjaitan dan Brigjen Katamso.<br /><br />Upacara tersebut dilaksanakan tidak jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, seluruh Ummat yang hadir baik Hindu Bali dan Kaharingan menggunakan pakaian adat khas Bali.<br /><br />Sementara itu warga yang melintasi wilayah tersebut juga memperlihatkan kepeduliannya terhadap Umat Hindu yang melakukan upacara. Penghormatan dilakukan dengan memperlambat laju kendaraan ketika melewati bundaran tersebut. (das/ant)</p>