Umat Katolik Dan Pemkab Sintang Lepas Mgr. Agustinus Agus, Pr Ke Pontianak

oleh

Paus Fransikus pada hari Selasa, 3 Juni 2014 lalu, mengangkat Mgr. Dr. Agustinus Agus, Pr sebagai Uskup Agung Pontianak menggantikan Mgr. Hieronimus Bumbun OFMCap yang mengajukan diri pensiun karena usia lanjut. <p>Kemudian, pada 29 Juni 2014 di Basilika Santo Petrus, Vatikan, Mgr Agustinus Agus, Pr, Uskup Agung Pontianak, menerima pallium (kalung/salempang) dari Paus Fransiskus pada Misa Hari Raya Santo Petrus dan Santo Paulus.</p> <p>Tahta Suci juga menunjuk Mgr. Dr. Agustinus Agus Pr sebagai Administrator Apostolik Keuskupan Sintang untuk batas waktu yang belum ditentukan, sampai ada uskup baru untuk Keuskupan Sintang.</p> <p>Mgr. Dr. Agustinus Agus Pr menggantikan Mgr. Isak Doera yang pada 1 Januari 1996 mengundurkan diri. Tepat pada 29 Oktober 1999, Vatikan resmi memilih Mgr Agustinus Agus sebagai Uskup Sintang. Mgr. Dr. Agustinus Agus, Pr merupakan putra Dayak kelahiran Lintang Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, 22 Oktober 1949.</p> <p>Dalam sebuah acara pelepasan di Balai Kenyalang  pada Kamis 21 Agustus 2014, Bupati Sintang Drs. Milton Crosby, M. Si menyampaikan apresiasi dan selamat atas dipilihnya Mgr. Agustinus Agus, Pr oleh tahta suci Vatikan menggantikan Mgr. Hironimus Bumbun, OFM Cap sebagai Uskup Agung Pontianak.</p> <p>“Mgr. Agustinus Agus, Pr sudah diberikan tanggungjawab yang lebih berat. Pemerintah Kabupaten Sintang mohon maaf jika selama bertugas di Keuskupan Sintang ada kesalahan dan kekurangan yang terjadi selama bermitra dan bekerjasama membangun masyarakat. Terima kasih atas pengabdian dan pelayanan yang sudah menaburkan benih kasih yang akan terus tumbuh dan berbuah”ucap Bupati Sintang.</p> <p>Uskup Agung Pontianak Mgr. Agustinus Agus, Pr menyampaikan bahwa sudah merasakan banyak kerjasama antara Keuskupan Sintang dengan Pemerintah Kabupaten Sintang.</p> <p>“Saya selama ini bersikap kritis kepada Pemkab Sintang. Saya mohon maaf jika itu tidak mengenakan. Tetapi itulah tugas kami sebagai rohaniwan. Ibaratnya kalau sayur tidak enak kalau tidak ada cabenya. Saya akan tetap perhatikan Keuskupan Sintang sampai nanti ada Uskup yang baru” ucap Mgr. Dr. Agustinus Agus, Pr.</p> <p>“Sebelum meninggalkan Keuskupan Sintang Saya sudah memutuskan pembangunan ulang Gereja Paroki Kristus Raja katedral Sintang tetap akan dibangun lokasi ini. Seluruh umat harus mendukung pembangunan ulang gereja ini. Akhir Agustus ini, pastoran akan segera dibongkar, dan pada Oktober nanti akan penancapan tiang pertama. Gereja baru ini akan dibangun berukuran 40×18 meter dengan sangka baja. Dana yang sudah ada 10 milyar” jelas Mgr. Agustinus Agus.</p> <p>“Saya mohon dukungan seluruh umat Keuskupan Sintang untuk bisa memimpin Keuskupan Agung Pontianak dengan baik. Saya berharap kekosongan di Keuskupan Sintang ini tidak terlalu lama” tambahnya.</p> <p>Hadir dalam acara tersebut Danrem 121 Alam banawanawai, anggota DPR RI Lasarus, Bupati dan Wakil Bupati Sintang, Wabup Melawi, Ketua PRD Sintang, biarawan-biarawati dan ratusan umat Katolik.</p> <p>Yosef Sudianto ketua panitia pelepasan menjelaskan bahwa umat di 36 paroki yang ada di 3 kabupaten yakni Sintang, Melawi dan Kapuas Hulu yang berada dibawah Keuskupan Sintang sedih ditinggalkan Mgr.Dr. Agustinus Agus, Pr.</p> <p>Perwakilan Umat Kadanius Dawat menyampaikan bahwa tugas di Keuskupan Agung Pontianak tentu akan lebih berat. Kami bangga dan bahagia karena kami memiliki seorang uskup yang menjadi contoh dan panutan bagi umat. “Beliau sudah mengabdi dengan tulus iklas. Mari kita jaga kebersamaan sesama umat. Umat Keuskupan Sintang merasa kehilangan figur. Tetapi kami yakin hanya sementara karena nanti akan ada penggantinya. Sehingga pembinaan dan penggembalaan akan terus berkembang. Umat di keuskupan sintang mohon maaf jika selama ini ada sikap dan tingkah laku kami yang tidak berkenan selama bertugas di Keuskupan Sintang” ucap Kadanius Dawat.</p> <p>Perwakilan biarawan-biarawati  rohaniwan Pastor Leonardus Miau, Pr yang juga merupakan Vikaris Jenderal Keuskupan Sintang menyampaikan bahwa Mgr. Agustinus Agus, PR sudah 18 tahun memimpin Keuskupan Sintang. Beliau sudah memberikan bimbingan, arahan, pembinaan. “Selama kepemimpinan beliau, wajah Keuskupan Sintang sangat baik. Jumlah umat, gereja serta tempat wisata rohani terus tumbuh dengan baik. Beliau memiliki visi dan aksi yang sangat jelas untuk memajukan keuskupan sintang yang aktif dan dinamis. Cita-cita dan perjuangan uskup sintang belum tercapai semua, kamilah yang akan meneruskan perjuangan itu” ucap Pastor Leonardus Miau, Pr</p> <p> </p>