UMK Barito Selatan 2014 Meningkat 18 Persen

oleh

Upah Minimum Kabupaten (UMK) Barito Selatan, Kalimantan Tengah, tahun 2014 meningkat 18 persen dibandingkan pada tahun sebelumnya. <p style="text-align: justify;">"Kenaikan UMK tersebut berdasarkan Keputusan Gubernur Kalteng Nomor 188.44/956/2013 tanggal 04 Desember 2013," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Barsel, Drs Hardin F Nusan di Buntok, Kamis.<br /><br />Pada tahun 2013 UMK Barito Selatan Rp1.606.044, sedangkan sekarang Rp 1.895.132, atau mengalami kenaikan sebesar 18 persen.<br /><br />Dikatakannya, selain UMK, Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK) Barito Selatan tahun 2014 juga mengalami kenaikan sebesar 20 persen dibandingkan UMSK tahun 2013.<br /><br />"UMSK pertanian, perkebunan dan hutan tanaman industri, penebangan kayu, sektor industri pengolahan, sektor jasa, sektor listrik, gas dan air, dari Rp1.682.264 naik menjadi Rp 2.018.717," jelasnya.<br /><br />Sedangkan untuk kenaikan UMSK yang paling menonjol terjadi pada sektor bangunan dan Sektor pertambangan serta penggalian, dari Rp1.763.926 naik menjadi Rp 2.116.711.<br /><br />Disampaikan Hardin F Nusan, untuk UMK dan UMSK yang ditetapkan berdasarkan surat keputusan Gubernur Kalimantan Tengah tersebut diberlakukan per 01 Januari 2014.<br /><br />"Oleh karena itu diminta kepada semua perusahaan-perusahaan yang berinvestasi diwilayah Barsel wajib menyesuaikan dengan standart pengupahan yang telah ditetapkan tersebut," ucapnya.<br /><br />Ia menegaskan perusahaan yang enggan menyesuaikan dengan standar upah, akan dikenai sanksi administrasi.<strong> (das/ant)</strong></p>