UMK Barsel 2015 Diusulkan Naik 16 Persen

oleh

Upah minimum kabupaten (UMK) Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah pada tahun 2015 diusulkan naik sebesar 16 persen dibandingkan tahun 2014. <p style="text-align: justify;">Kasi Hubungan Industrial, Dinas Sosial, Tenaga kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Barsel, Maderani, Jumat mengatakan UMK Barsel tahun 2014 Rp1.895.132, sedangkan untuk tahun 2015 diusulkan Rp2.198.353.<br /><br />"Kenaikan UMK ini hasil rapat dewan pengupahan Barsel berdasarkan hasil survei kebutuhan hidup layak (KHL)," katanya di Buntok.<br /><br />Ia mengatakan, selain UMK, Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK) Barsel pada tahun 2015 nanti juga akan mengalami kenaikan sebesar 18 persen dari UMSK tahun 2014.<br /><br />"Seperti UMSK sektor upah buruh, pertanian, perkebunan dan Hutan Tanaman Industri, penebangan kayu, sektor industri pengolahan, sektor jasa, sektor listrik, gas dan air dari Rp2.018.717 naik menjadi Rp2.382.086,"jelas Maderani.<br /><br />Sedangkan untuk UMSK dari sektor bangunan dan Sektor pertambangan serta penggalian yang sebelumnya Rp2.116.711, akan mengalami kenaikan menjadi Rp2.497.719.<br /><br />"Hasil dewan pengupahan yang sudah disampaikan kepada Bupati Barsel ini sudah diusulkan Bupati Barsel kepada Gubernur Kalteng pada bulan Oktober 2014 lalu," tambah dia.<br /><br />Oleh karena itu diharapkan kepada perusahaan-perusahaan yang berinvestasi di wilayah Barsel wajib menyesuaikan standar pengupahan yang akan ditetapkan nantinya.<br /><br />"Jika ada perusahaan yang enggan menyesuaikan dengan standar upah terhadap tenaga kerjanya, maka akan dikenakan sanksi administrasi," tegasnya. (das/ant)</p>