UMK Kotawaringin Timur 2012 Naik 17 Persen

oleh

Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, tahun 2012 direncanakan naik sebesar Rp201.609 atau 17 persen dari tahun sebelumnya. <p style="text-align: justify;">Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kotawaringin Timur, Rustam Fuadi, di Sampit, Sabtu mengatakan, pada 2011, UMK Kotawaringin Timur sebesar Rp983.282 dan untuk tahun 2012 naik sebesar 17 persen sehingga menjadi Rp1.184.891.<br /><br />Pengubahan UMK 2012 ditetapkan melalui rapat dengan pengusaha yang ada di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur pada Rabu (12/10).<br /><br />Dasar dinaikannya, UMK pada 2012 tersebut karena menyesuaikan dengan situasi pasar atau harga kebutuhan pokok, selain itu juga mengacu kepada UMK provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).<br /><br />Hasil rapat penetapan besaran UMK dalam waktu dekat akan disampaikan kepada Bupati Kotawaringin Timur supaya dapat segera direkomendasikan untuk diajukan ke Disnakertrans provinsi Kalimantan Tengah.<br /><br />Menurut Rustam, meski telah disetujui naik sebesar 17 persen UMK tersebut saat ini belum dilaksanakan karena masih dalam tahap diajukan dan belum ditetapkan oleh Gubernur Kalteng.<br /><br />Apabila sudah ditetapkan secara resmi maka setiap badan usaha atau perusahaan yang mempekerjakan karyawan wajib mematuhi, yakni memberikan gaji sesuai dengan UMK.<br /><br />"Selama ini kesadaran perusahaan swasta yang ada di Kotawaringin Timur dalam menjalankan kewajibannya cukup bagus, yakni memberikan gaji kepada karyawannya sesuai UMK," katanya.<br /><br />Berdasarkan hasil kesepakatan nilai UMK setiap sektor akan berbeda, untuk sektor pertanian perkebunan, kehutanan, perburuhan dan perikanan serta sektor industri pengolahan pada 2012 nanti sebesar Rp1.456.000.<br /><br />Sedangkan untuk UMK sektor bangunan, pertambangan dan penggalian sebesar Rp1.525.000. Untuk sektor jasa, listrik, gas dan air sebesar Rp1.456.000. <strong>(das/ant)</strong></p>