UN Di Landak Diwarnai Pemadaman Listrik

oleh

Ujian Nasional (UN) SMA/sederajat dengan mata pelajaran Bahasa Inggris di sejumlah sekolah di Kabupaten Landak, Rabu, diwarnai pemadaman listrik oleh pihak PLN, kata Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Ngabang, Mateus Asnol. <p>"Padamnya listrik, pada saat peserta UN SMA/sederajat mengerjakan soal Bahasa Inggris dengan sistem ‘listening’, sehingga mengganggu proses UN," kata Mateus Asnol saat dihubungi di Ngabang.<br /><br />Ia menjelaskan akibat pemadaman listrik oleh pihak PLN, sehingga mengganggu suara "soud system" pada saat peserta UN mengerjakan soal Bahasa Inggris dengan sistem "listening".<br /><br />"Kami sangat menyayangkan pemadaman listrik oleh pihak PLN, pada saat peserta sedang UN menggunakan listrik, karena sedang UN dengan sistem listening," ungkapnya.<br /><br />Padahal menurut Mateus, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Landak sudah menyurati pihak PLN Cabang Landak agar tidak melakukan pemadaman pada saat diselenggarakannya UN tingkat SMA/sederajat di kabupaten itu.<br /><br />Menurut dia, UN mata pelajaran Bahasa Inggris diselenggarakan mulai pukul 07.30 WIB hingga pukul 09.30 WIB, sedangkan listrik padam mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB.<br /><br />"Untuk pelaksanaan UN tingkat SMA/sederajat hingga hari terakhir Rabu berjalan lancar, hanya diwarnai pemadaman listrik yang mengganggu proses listening ujian Bahasa Inggris, kata Mateus.<br /><br />Data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar, ada sekitar 615 unit SMA/sederajat atau sebanyak 49.494 peserta UN tahun 2015 yang tersebar di 14 kabupaten/kota di Kalbar.<br /><br />Untuk UN tahun 2015 tingkat SMP/sederajat diselenggarakan tanggal 4 Mei, sementara SD/sederajat, tanggal 18 Mei 2015.<br /><br />Soal UN tahun 2015 dicetak di sebuah percetakan di Surabaya, Jawa Timur. (das/ant)</p>