Unlam Banjarmasin Bakal Tambah Doktor Ilmu Hukum

oleh

Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, sebuah perguruan tinggi negeri tertua atau pertama pada empat provinsi di Pulau Kalimantan, bakal ada tambahan doktor bidang ilmu hukum. <p style="text-align: justify;">Tambahan tenaga akademis yang nanti bergelar doktor ilmu hukum tersebut, yaitu Mohammad Effendi, mantan Pembantu Dekan II bidang administrasi keuangan Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarmasin, demikian dilaporkan, Jumat.<br /><br />Mantan Ketua Umum Senat Mahasiswa Fakultas Hukum Unlam itu dijadwalkan sidang promosi doktor ilmu hukum tersebut, Senin, 6 Juni 2011 di Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Jawa Barat.<br /><br />Sedangkan disertasi kandidat doktor urang banua (Banjar) Kalimantan Selatan (Kalsel) itu berjudul, "Beberapa Pemikiran ke Arah Terwujudnya Kemandirian Daerah di Era Otonomi Dalam Kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia".<br /><br />Bila berhasil dalam promosi doktor tersebut, berarti mantan anggota Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kalsel itu orang yang keempat dari dosen tetap Fakultas (FH) Hukum Unlam yang menyelesaikan program strata tiga (S3).<br /><br />Sebelumnya FH Unlam baru memiliki tiga dosen yang bergerlar doktor, yaitu H Hadin Muhjad yang kini sudah menjadi Guru Besar atau menyandang gelar Profesor dan sebagai Pembantu Rektor I bidang akademis perguruan tinggi negeri (PTN) tersebut.<br /><br />Selain itu, Abdul Halim alumnus Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta serta seorang dosen perempuan.<br /><br />Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FH Unlam, Fajrur Rahman berharap, tenaga pengajar di fakultasnya selain minimal bergelar doktor, juga seorang aktivis, sehingga tidak terlalu kaku dalam berhadapan dengan mahasiswa.<br /><br />Begitu pula dengan minimal bergelar doktor, pertumbuhan dan perkembangan Unlam, khususnya fakultas hukum ke depan semakin maju. "Kemajuan tersebut bukan sekedar maju, tapi kemajuan yang signifikan," lanjut aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu.<br /><br />"Dengan kemajuan yang semakin pesat, diharapkan dapat mengembalikan rasa kebanggan masyarakat Kalsel, terutama para pendahulu atau pendiri Unlam yang lahir, 21 September 1958 dan dinegerikan November 1960," demikian Fajrur. <strong>(phs/Ant)</strong></p>