Unpar Usul Penambahan Kuota Bidikmisi

oleh

Universitas Palangka Raya (Unpar), Kalimantan Tengah, mengusulkan penambahan kuota beasiswa bidikmisi berpretasi sebanyak 250 orang, ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. <p style="text-align: justify;">"Usulan tersebut sudah kami sampaikan ke pusat, namun belum ada jawaban, mudah-mudahan dapat disetujui,"kata Pembantu Rektor III Universitas Palangka Raya Bambang S Lautt, Kamis.<br /><br />Sebenarnya, Unpar pada 2012, sudah mendapat jatah kuota bidikmisi sebanyak 300 orang, namun karena begitu besarnya minat lulusan SMA sederajat dari keluarga tidak mampu akan tetapi memiliki prestasi akademik yang ingin meneruskan pendidikan, sehingga pihaknya berinisiatif mengusulkan tambahan kuota.<br /><br />Seleksi penerimaan mahasiswa bidikmisi dilakukan melalui tiga jalur yakni undangan, ujian tulis dan ujian masuk bersama, yang saat ini sedang verifikasi data anak yang berkasnya sudah masuk, agar program benar-benar tepat sasaran.<br /><br />Besarnya beasiswa bidikmisi yang diberikan pemerintah sebesar Rp6 juta per semester yang dialokasikan untuk biaya hidup, spp, uang pembangunan, buku dan kegiatan pelatihan serta biaya hidup selama sebulan.<br /><br />Mahasiswa akan diberikan beasiswa selama delapan semester, namun ia berharap pemerintah dapat berpikir ulang dan memfasilitasi lebih lama lagi sampai anak bisa menyelesaikan kuliah.<br /><br />"Memang keinginan kami delapan semester sudah selesai memang, tapi tergantung mahasiswanya juga karena dikhawatirkan ada yang tidak selesai, sehingga harus biayai sendiri,"ucapnya.<br /><br />Keterwakilan mahasiswa bidikmisi dari daerah terpencil yang susah terjangkau transportasi, sebanyak 70 persen dari total mahasiswa 570 orang. Selain itu juga diprioritaskan bagi anak yatim piatu.<br /><br />Program Bidikmisi disiapkan untuk memberikan kesempatan bagi lulusan dari keluarga tidak mampu, dapat kuliah di perguruan tinggi negeri.<br /><br />Jumlah mahasiswa bidikmisi di Unpar sejak 2010-2011 sebanyak 570 orang dan setiap tahun kuota yang diterima besarnya berbeda-beda.<br /><br />Diakuinya selama ini, kemampuan mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi, dalam menerima pelajaran lebih cepat dibanding anak lainnya dan setiap ujian semester IPK diatas rata-rata.<br /><br />Terbukti, pada tahun ini sebanyak tiga orang mahasiswa bidikmisi angkatan 2010, diundang bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam pertemuan tahunan bidikmisi berpretasi.<br /><br />"Ini kebanggan bagi kita, tahun ini ada tiga orang yang mendapat undangan dari Dikti untuk bertemu presiden karena memiliki IPK 4,"kata Ketiga mahasiswa tersebut adalah Febriyana Pratiwi Program Studi Akuntasi, Norisa Jumala Prodi Agroteknologi dan Abdul Rasid Prodi Sosiologi. <strong>(phs/Ant)</strong></p>