Untan Keluhkan Pencairan Dipa Lamban

oleh

Rektor Universitas Tanjungpura, Prof Dr Thamrin Usman DEA mengeluhkan lambannya pencairan dana yang sudah dituangkan dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun 2013. <p style="text-align: justify;">"Padahal DIPA sudah diserahkan Desember tahun lalu. Kosong isinya," kata Thamrin Usman saat sosialisasi hasil kinerja DPD RI di Pontianak, Kamis.<br /><br />Menurut dia, menjelang akhir tahun, baru dicairkan dana dalam jumlah besar sehingga daerah kelabakan.<br /><br />Ia mencontohkan tahun lalu Untan dalam dua bulan harus melaksanakan penganggaran sebesar Rp63 miliar.<br /><br />"Untuk tugas rutin seperti gaji, tidak terganggu tapi untuk belanja modal, tidak dapat dilaksanakan," ujar dia.<br /><br />Ia melanjutkan, di dalam DIPA, terdapat dana rutin dan belanja modal. Tahun ini, ia menambahkan, Untan berencana membangun gedung tambahan untuk RS Untan berupa bangunan 8 lantai.<br /><br />Biayanya ratusan miliar rupiah. Thamrin Usman menegaskan, kalaupun sudah ada pemenang tender, tetapi tetap tidak dilaksanakan.<br /><br />"Karena dananya belum ada, kalau ditandatangani agar dilaksanakan, juga tidak bisa," kata dia.<br /><br />Selain menghambat belanja modal, belum turunnya dana DIPA juga membuat pembayaran honorer tertunda.<br /><br />"Ada yang mengeluhkan honornya belum dibayar empat bulan. Tapi karena dananya memang belum ada," katanya menegaskan.<br /><br />Ia pun mendapat banyak kiriman pesan yang mengeluhkan penundaan pembayaran honor kerja.<br /><br />"Katanya Jumat nanti, tapi kita lihat kepastiannya," kata Thamrin Usman. <strong>(das/ant)</strong></p>