Upah Buruh Kotawaringin Timur 2016 Naik Rp160.660

oleh

Upah minimum bagi buruh di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah pada 2016 naik sebesar Rp160.660 atau delapan persen dari tahun 2015. <p style="text-align: justify;">Pada 2015 UMK (upah minimum kabupaten) Kotawaringin Timur ditetapkan sebesar Rp2.008.254 dan dengan adanya kenaikan itu maka pada 2016 UMK Kotim menjadi sebesar Rp2.168.914, kata Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kotim, Bima Ekawardhana kepada wartawan di Sampit, Jumat.<br /><br />Naiknya UMK Kotim 2016 nanti merupakan hasil kesepakatan sidang pengupahan antara serikat pekerja dan asosiasi pengusaha di kabupaten.<br /><br />Bima telah berupaya menyesuaikan UMK dengan angka kebutuhan hidup layak (KHL) di Kabupaten Kotawaringin Timur.<br /><br />Namun karena alasan kondisi perekonomian yang sulit, pihak pengusaha keberatan memenuhi usulan kenaikan yang sebelumnya diusulkan naik 10 persen.<br /><br />"Kami sebenarnya sudah mengupayakan UMK Kotawaringin Timur 2016 nanti bisa naik 10 persen. Harapannya usulan itu kalau tidak mampu sama dengan KHL, setidaknya mendekati," katanya.<br /><br />Berdasarkan survei dewan pengupahan yang bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik kabupaten Kotim, terjadi kenaikan harga kebutuhan pokok di beberapa wilayah. Sehingga, KHL Kotim saat ini sebesar Rp2.248.385.<br /><br />Pihak Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kotim pun sepakat kenaikan sesuai usulan itu apalagi mengingat UMK Provinsi Kalteng, dan beberapa kabupaten tetangga yang sudah disepakati berada di atas angka yang diusulkan.<br /><br />Pembahasan upah minimum Kotawaringin Timur ini sempat berjalan alot sebab, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kotim keberatan dengan besaran usulan tersebut.<br /><br />Sekadar untuk diketahui, penyesuaian UMK merupakan upaya meningkatkan kesejahteraan pekerja sebagai bagian dari upaya memajukan kesejahteraan masyarakat.<br /><br />Di Kotawaringin Timur sedikitnya ada 522 perusahaan dengan total pekerja 85.341 orang. Sebagian besar tenaga kerja yakni 72.046 orang, bekerja di perusahaan perkebunan sawit. (das/ant)</p>