UPPD Pontianak Kumpulkan Rp31.027.700 Dari Razia PKB

oleh

Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Wilayah I Pontianak berhasil mengumpulkan Rp31.027.700 dari razia Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang digelar bersama pihak kepolisian dalam satu kali razia. <p style="text-align: justify;">"Secara rinci, dari hasil razia yang kita gelar ini, yang melakukan pembayaran ditempat melalui loket samsat keliling sebanyak 63 kendaraan yaitu roda empat sebanyak tujuh kendaraan dan roda dua sebayak 56 Kendaraan total yang terhimpun Rp31.027.700," kata Kasi Penagihan, Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Wilayah I Pontianak, Mansyur, di Pontianak, Jumat.<br /><br />Meski ada masyarakat yang langsung membayar, lanjutnya, ada juga masyarakat yang menunda pembayaran dengan membuat pernyataan kesanggupan untuk datang membayar di kantor samsat terdekat sebanyak 71 kendaraan yaitu empat kendaraan roda empat dan 67 kendaraan roda dua.<br /><br />"Sedangkan kendaraan luar Provinsi yang terjaring enam kendaraan, lima roda empat dan satu kendaraan roda dua dengan penerimaan SP.3 sebesar Rp1.655.000,00," tuturnya.<br /><br />Di tempat yang sama, Kepala Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Wilayah I Pontianak Suherman, juga mengingatkan masyarakat untuk tidak merasa takut dan menghindar lari ketika melihat petugas melakukan razia gabungan terhadap kelengkapan kendaraan SIM, STNK dan pembayaran pajak.<br /><br />"Bisa berbahaya secara tiba-tiba lari memutar arah apalagi melawan arus jalan yang tidak boleh dilewati," katanya.<br /><br />Dia melihat tidak sedikit masyarakat saat razia didepannya kemarin memutar arah masuk ke A.Yani Mega Mall keluar lewat belakang menuju jalan Sutoyo, bahkan ada yang melawan arah berbalik masuk menuju jalan Perdana.<br /><br />Tindakan itu dinilai dapat menyebabkan kecelakaan yang dapat mencederai bagi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Seharusnya, kata dia, masyarakat kooferatif sampaikan permasalahan yang sebenarnya minta informasi dan penjelasan dengan petugas.<br /><br />Menurutnya razia itu rutin dilakukan secara serentak diseluruh Kalimantan Barat. Di Kota Pontianank setiap ruas jalan akan disisir bagi penunggak pajak dengan waktu dan tempat yang berbeda.<br /><br />Karena itu diharapkan agar tercipta ketenangan menggunakan kendaraan bermotor lengkapi peruntukan kendaraan termasuk SIM, STNK dan pembayaran pajaknya.<br /><br />"Teliti dan periksa masa jatuh tempo pajak kendaraan agar terhindar dan sanksi denda dan tindakan lainnya", katanya.<br /><br />Dia menambahkan, khusus hasil yang terhimpun dari UPPD Dispenda Wilayah I Pontianak dari ratusan kendaraan yang dirazia terdapat 134 kendaraan yang terjaring menunggak pajak baik roda empat maupun roda dua termasuk enam kendaraan luar Provinsi yang beroperasi di Kalimantan Barat. (das/ant)</p>