Usaha Cuci Motor Kaum Hawa

oleh

Simpan Pinjam Perempuan menjadi andalan Program Nasional Pemberdayaan Masyarat Mandiri Perdesaan (PNPM MP) untuk meningkatkan perekonomian keluarga. <p style="text-align: justify;">Bahkan menurut fasilitator tingkat kabupaten, Petrus Kanisius Ng, terdapat usaha cuci motor di Desa Seberang Kapuas, Kecamatan Sekadau Hilir yang berjalan dari Simpan Pinjam Perempuan. <br /><br />Program tersebut hanya ditujukan untuk kaum hawa secara berkelompok. Satu kelompok terdiri dari lima perempuan dengan dana mencapai Rp10 juta. <br /><br />“Pengajuan dana sepenuhnya berkelompok,” kata dia saat menggelar pelatihan terhadap tim pelatih masyarakat (TPM) tingkat kabupaten, Selasa (6/12) di Mess Daerah. <br /><br />Dana dari PNPM MP itu kata Petrus wajib dikembalikan. Pihaknya senantiasa berharap agar kelompok penerima manfaat membayar tepat waktu. Bunga pinjaman meskipun disesuaikan dengan perbankan namun tetap sangat meringankan terhadap kelompok perempuan. <br />“Ini dana bergulir,” sebutnya.<br /><br />Besar dana simpan pinjam perempuan di Kabupaten Sekadau periode 2003-2011 mencapai Rp9 miliar. Tingkat tunggakan pada tahun ini hanya 4,5 persen. PNPM MP jelas Petrus sepenuhnya bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan dan pengangguran.<br /><br />“Visi kita tercapai kesejahteraan dan kemandirian,” beber dia. <br /><br />Senada, Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Sekadau yang juga menjabat Ketua Satuan Kerja PNPM Mandiri Perdesaan Kabupaten Sekadau Miki Hermanto memastikan pemerintah kabupaten mendukung sepenuhnya kegiatan PNMP MP. Terlebih, dana maupun seluruh kegiatan ditujukan kepada masyarakat Sekadau. <br /><br />“Semua yang bertujuan untuk pemberdayaan masyarakat selalu kita dukung,” tegas dia. <strong>(phs)</strong></p>