Usia Harapan Hidup Penduduk Kotim Meningkat

oleh

Usia harapan hidup penduduk Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, terus mengalami peningkatan seiring diprioritaskan bidang kesehatan dalam pembangunan di daerah ini. <p style="text-align: justify;">"Berdasarkan data yang ada, usia harapan hidup masyarakat di daerah kita alhamdulillah meningkat. Sekarang usia harapan hidup hampir 70 tahun. Ini perkembangan yang positif," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kotim, Burhanudin di Sampit, Selasa.<br /><br />Data menunjukkan, usia harapan hidup penduduk Kotim pada 2010 mencapai 69,56 tahun, 2011 mencapai 69,7 tahun, 2012 mencapai 69,84 tahun, dan tahun 2013 mencapai 69,92 tahun.<br /><br />Perkembangan ini cukup menggembirakan karena berarti tingkat kesehatan masyarakat juga meningkat. Selain itu, program-program kesehatan yang dijalankan menunjukkan hasil yang positif bagi masyarakat.<br /><br />Bidang kesehatan menjadi salah satu priotas program pemerintah daerah di bawah kepemimpinan pasangan Bupati H Supian Hadi dan Wakil Bupati HM Taufiq Mukri. Sarana dan prasarana terus dilengkapi, disertai penambahan petugas kesehatan seperti bidan dan perawat dengan merekrut tenaga kontrak.<br /><br />"Memang masih banyak desa di pelosok yang kekurangan tenaga kesehatan dan tenaga pendidik. Ini menjadi perhatian serius kita," ucap Burhanudin.<br /><br />Pemerintah daerah juga terus berusaha mendekatkan layanan kesehatan masyarakat. Tahun ini, pembangunan dua rumah sakit baru mulai dilaksanakan agar masyarakat di kawasan utara dan selatan Kotim makin mudah mendapatkan layanan kesehatan.<br /><br />Selama ini mereka harus menempuh perjalanan berjam-jam jika ingin berobat ke RSUD dr Murjani Sampit karena jarak yang sangat jauh dari pusat kota. Selain itu, kapasitas RSUD dr Murjani Sampit juga sering tidak mampu menampung pasien sehingga tidak jarang pasien terpaksa dirawat di selasar atau lorong rumah sakit karena ruangan terisi penuh.<br /><br />Pemerintah daerah berharap dengan makin dekatnya pusat layanan kesehatan kepada masyarakat membuat kualitas kesehatan masyarakat terus meningkat. Langkah ini juga untuk menekan tingginya risiko kematian untuk penyakit yang membutuhkan penanganan cepat. (das/ant)</p>