Uskup Resmikan Gereja Stasi Balai Gana

oleh

Kecamatan Tempunak memang agak luar biasa, baru saja beberapa bulan lalu Uskup Sintang Mgr. Agustinus Agus, Pr dan Wakil Bupati Sintang Ignasius Juan meresmikan 6 buah Gereja di Kecamatan ini, dan pada hari Sabtu (18/1) lalu, kembali sebuah Gereja diresmikan di Desa Balai Harapan. <p style="text-align: justify;">Acara peresmian ini, selain dihadiri oleh Unsur Pimpinan Kecamatan (Uspik) Tempunak, juga dihadiri oleh anggota DPR RI Dapil Kalimantan Barat, Lasarus, Anggota DPRD Kalimantan Barat, Antonius Situmorang dan Inosensius, umat dari Stasi-Stasi se Kecamatan Tempunak, dan para undangan dari Kabupaten Sintang. Ketua Pemuda Katolik, Pahan Apri, juga terlihat memboyong belasan orang anggotanya. Uskup Sintang juga didampingi oleh Vikaris Jenderal Keuskupan Sintang, Pastor Leonardus Miau dan para Pastor lainnya.<br /><br />Menurut Ketua Panitia Peresmian, Tuah Mangasih, perletakan batu pertama pembangunan gereja ini dilaksanakan pada bulan Januari tahun 2013. Dan sekarang pada bulan Januari 2014, pembangunan gereja di Stasi Balai Gana ini dapat diresmikan. Dengan begitu, kata anggota DPRD Sintang dari Dapil Sepauk-Tempunak ini, pembangunannya hanya makan waktu setahun saja.<br /><br /> “Banyak pihak yang berperan dalam pembangunan Gereja ini, yang tidak dapat disebutkan satu-persatu. Dan Gereja ini bersifat Gereja Okumene, jadi semua umat Protestan pun dapat memanfaatkan keberadaan Gereja St. Gabriel ini,” terang Tuah Mangasih.<br /><br />Dalam kesempatan tersebut, Pastor Paroki Tempunak Pastor Sabinus Amir, juga mengungkapan rasa optimisnya. Menurutnya, meskipun membangun gedung ini bukan perkara mudah, namun sejak awal dirinya merasa optimis, bahwa pembangunan tempat ibadat ini akan selesai. Setelah bangunan ini jadi, umat jangan hanya pandai memanfaatkannya, namun harus pandai juga dalam memeliharanya, harap Pastor Amir.<br /><br />Apresiasi juga diperlihatkan oleh Ignasius Juan. Menurut Wakil Bupati Sintang ini, disaat kemampuan pemerintah semakin terbatas, umat Katolik di Stasi Balai Gana ini mampu membangun Gereja sebagus ini, tentu harus diapresiasi dan disyukuri bersama. “Bantuan Pemerintah Kabupaten Sintang untuk bidang keagamaan, yang disalurkan melalui batang tubuh APBD, sangat terbatas yaitu hanya Rp. 5 Ribu saja per 1 orang umat. Itu berlaku untuk semua agama,” ucap Juan.<br /><br />Uskup Agustinus dalam sambutannya mengatakan, bahwa dirinya sangat bangga dengan Keberhasilan pembangunan gedung Gereja yang megah ini. Namun dirinya akan lebih bangga lagi, jika umat Katolik pribadinya sungguh-sungguh indah dan dipuji oleh siapapun. Karena akhirnya tujuan kita adalah membangun diri kita sendiri sebagai pribadi yang bertaqwa kepada Tuhan. Mgr. Agus juga berbicara tentang semakin majunya perekonomian umat Katolik. Namun kemajuan dibidang jasmani tersebut, telah seimbang dengan pembangunan rohaninya.<br /><br />Uskup Sintang juga mengingatkan, bahwa di Desa Balai Harapan ini warganya terdiri dari berbagai agama. Oleh sebab itu umat Katolik harus menjaga kerukunan dan terdepan dalam bertoleransi kepada para pemeluk agama lain dan kelompok apapun. Jagalah kerukunan, jagalah suasana kedamaian, karena dalam Natal tahun 2013 pun Temanya adalah “Datanglah Hai Raja Damai,” pintanya.<br /><br />Acara peresmian yang dimulai pada pukul. 15.00 ini, dipungkas dengan acara penanaman pohon dihalaman Gereja dan hiburan Orgen Tunggal. Penanaman pohon, dilakukan oleh Uskup, Wakil Bupati, Pastor Paroki tempunak, Camat Tempunak dan Danramil Tempunak. <strong>(Luc/das)</strong></p>