Home / Tak Berkategori

Usulkan Tunjangan Guru, Dinas Pendidikan Diminta Data Valid

- Jurnalis

Kamis, 24 November 2011 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Untuk mendapatkan tunjangan daerah khusus, para Guru melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kapuas Hulu diminta untuk mengusulkan data yang valid melalui Nomor Unik Pendidik Tenaga Kependidikan (NUPTK) hal ini tentunya untuk mempermudah Pemerintah Pusat melalui Menteri Pendidikan dalam mengeluarkan SK. <p style="text-align: justify;">Demikian dikatakan oleh Isnandar, ST selaku Ketua Komisi A, Anggota DPRD Kapuas Hulu yang membidang dunia pendidikan, kepada Wartawan.<br /> <br />Menurut Isnandar bahwa Tahun 2010 lalu Kapuas Hulu mendapatkan kouta sebanyak 1.178 orang Guru khusus untuk tunjangan daerah khusus, namun yang diusulkan tidak mencapai kouta yang ditetapkan. Sehingga pada Tahun 2011 ini Kapuas Hulu mendapatkan kouta sebanyak 430 orang, dan akibat data yang tidak valid dari 430 orang Guru yang diusulkan hanya 168 orang Guru yang benar-benar sesuai menurut data, sementara sisanya tidak bisa terdata, akibatnya terbit SK yang namannya tidak ermasuk dalam Guru Daerah Khusus. <br /><br />“Yang lebih penting itu memang data yang valid, Saya sudah sering mengingatkan agar Instansi terkait dapat memperbaiki kinerjanya, karena selama ini Saya nilai kelemahan Dinas Pendidikan Kapuas Hulu yiatu masalah data, kalau datanya valid Saya rasa tidak ada masalah SK terbit pasti sesuai dengan apa yang diusulkan,” tuturnya. <br /><br />Tidak hanya itu selaku Ketua Komisi A, Isnandar juga menilai bahwa Kapuas Hulu merupakan mayoritas daerah terpencil  untuk itu diminta Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat kedepan menambah kouta untuk Tunjangan Guru Daerah terpencil. <br /><br />“Selama ini Kita patut bersyukur kouta Kita cukup besar, Cuma mengingat Kapuas Hulu ini mayoritas daerah terpencil, Kita minta Dinas Pendidikan Provinsi untuk menambah kouta Kapuas Hulu, hanya saja yang perlu Kita genahkan di Kapuas Hulu ini yaitu data yang valid, karena itu kuncinya, kalau data tidak valid bagaimana Kita mau usulkan,”tandasnya.<strong>(phs)</strong></p>

Berita Terkait

Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG
Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 Hijriah di Melawi
Lembaga Adat Segel Tambang Diduga Ilegal Milik PT GUM, DAD Belitang Hulu Minta Aktivitas Dihentikan
Diduga Lakukan Penambangan Galian C Tanpa Izin, PT GUM Tuai Sorotan Tokoh Masyarakat Belitang Hulu
Politisi Partai Gerindra Tekankan CSR Tak Lagi Seremonial, Harus Fokus Pemulihan Lingkungan dan Pemberdayaan SDM
Aksi Bersih Serentak di Tiga Titik, Melawi Gaspol Sambut HPSN 2026 dan Ramadan
Bupati Tekankan Komitmen dan Eksekusi Program “11.12 GASPOL” pada Forum RKPD Barito Utara 2027
Kadis Kominfo dan Persandian Bulungan Hadiri Musrenbang

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:39 WIB

Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG

Senin, 16 Februari 2026 - 21:23 WIB

Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 Hijriah di Melawi

Senin, 16 Februari 2026 - 16:56 WIB

Lembaga Adat Segel Tambang Diduga Ilegal Milik PT GUM, DAD Belitang Hulu Minta Aktivitas Dihentikan

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:03 WIB

Diduga Lakukan Penambangan Galian C Tanpa Izin, PT GUM Tuai Sorotan Tokoh Masyarakat Belitang Hulu

Minggu, 15 Februari 2026 - 18:44 WIB

Politisi Partai Gerindra Tekankan CSR Tak Lagi Seremonial, Harus Fokus Pemulihan Lingkungan dan Pemberdayaan SDM

Berita Terbaru