Vice President Sarawak Dayak national Union-SDNU, Anthony Banyan menegaskan jika kunjungan SDNU ke wilayah Kalimantan Barat yang sudah tiga kali dilakukan, bahkan untuk ke Sintang adalah kunjungan kali keduanya adalah untuk mempererat serta mengembangkan tali silahturahmi antara sesama masyarakat Dayak di Kalimantan Barat. <p style="text-align: justify;">Hal tersebut disampaikannya untuk menampik jika rutinitas kegiatan kunjungan, terselip motivasi lain mengingat pasang surutnya hubungan kedua pemerintahan yang terjadi selama ini antara Jakarta-Kuala Lumpur.<br /><br />“Kedatangan kami di sini pertama adalah untuk mengembangkan silahturahim antara masyarakat Dayak Sarawak dengan Kalimantan Barat. Artinya kedatangan kami tidak hanya ke Sintang tapi ke wilayah lain seperti Ngabang, Singkawang dan juga Pontianak. Jadi tidak ada motif lain yang menjadi tujuan kami,” ujarnya pada kalimantan-news.com, Minggu malam (27/11/2011) di rumah betang Kobus.<br /><br />Ditambahkan, tujuan masyarakat Dayak Sarawak yang tergabung di wadah SDNU adalah untuk membuka cara pandang masyarakat kita di Sarawak terhadap saudara-saudaranya yang serumpun di Kalimantan Barat ini untuk memahami kehidupan, serta kebudayaan masyarakat disini.<br /><br />“Jika itu tidak kita lakukan, ini akan berakibat cara pandang mereka terhadap Indonesia, khususnya Kalimantan Barat akan berbeda,” jelasnya.<br /><br />Apalagi selama ini mereka sudah mendengar seperti apa hubungan antara kedua pemerintahan yang sering memanas dari pemberitaan di surat kabar, radio dan televisi.<br /><br />“Nah cara pandang yang selama ini ada di masyarakat Sarawak tentunya akan berubah setelah rombongan ini merasakan keramahan yang mereka terima disini. Dan ini adalah modal yang akan disampaikan mereka mengenai kehidupan dan kebudayaan yang sesungguhnya,” ungkap Anthony.<br /><br />Bahkan kegiatan kunjungan SDNU ini sangat mendapatkan dukungan dari salah satu pejabat pemerintahan Sarawak yakni Menteri Pembangunan Sosial dan Urbanisasi Tan Sri William Mawan untuk dijadikan pula sebagai acara tahunan.<br /><br />Kunjungan SDNU kali ini tetap mengusung tema kegiatan budaya dengan nama Borneo Dayak Cultural Heritage Safari. Selama di Sintang, rombongan yang berjumlah 24 orang ini akan mengunjungi Wisata Rohani Bukit Kelam, Museum Kapuas Raya, serta Keraton Kesultanan Sintang. <strong>(*)</strong></p>


















