Wabup Ajak Masyarakat Tanam Pohon

oleh

Wakil bupati Sanggau Paolus Hadi SIP M Si, mengajak seluruh masyarakat yang ada di wilayah ini untuk menanam pohon. Karena dengan menanam pohon dianggap merupakan cara paling efektif untuk menjaga wilayah Sanggau dari pemanasan global yang sedang mengancam dunia akhir-akhir ini. <p style="text-align: justify;">Hal tersebut dikatakan Paolus ketika pelaksanaan Hari Lingkungan Hidup (LH) tahun 2011 di Kabupaten Sanggau yang dilaksanakan di halaman kantor Badan Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pemadam Kebakaran (BLH KPK) Sanggau. Dirinya mengatakan selain menghasilkan berupa kayu, penanaman pohon juga dianggap akan membantu manusia karena menghasilkan zat yang tidak berbentuk kayu.<br /><br />“Zat yang dihasilkan oleh pohon tersebut yang dinamai oleh non timber product, seperti halnya oksigen, buah-buahan dan hasil hutan ikutan lainya. Artinya dengan menanam pohon maka kita sudah memperkaya diri sendiri dengan tidak sadar, karena negara penghasil karbondioksida nanti harus membayar kepada kita yang tetap menjaga hutan tetap lestari,” ungkap wakil bupati, Senin (13/6).<br /><br />Dikatakan Paolus hadi tidak harus pohon-pohon berjenis besar yang harus dibiasakan untuk ditanam oleh masyarakat mulai sekarang. Namun juga pohon-pohon yang menghasilkan buah-buahan sehingga bisa menguntungkan secara ekonomi bagi masyarakat kedepan. Baik jangka pendek, menengah juga jangka panjang.<br /><br />“Untuk hutan yang masih terjaga di Sanggau hingga saat ini, menjadi tugas kita bersama untuk terus melestarikanya. Dan harus ada kepedulian dari semua pihak, baik kalangan perusahaan, pemerintah daerah, aparat penegak hukum hingga masyarakat biasa mempunyai tugas bersama untuk menjaganya,” tandas Paolus Hadi.<br /><br />Namun ajakan pemkab Sanggau untuk menanam pohon dalam rangka hari Lingkungan Hidup tahun 2011 ini dinilai kurang tepat oleh pemerhati kebijakan publik Kabupaten Sanggau Andriyus Wijaya. Dirinya menilai upaya tersebut menjadi upaya yang tidak sejalan dengan tingkat kerusakan hutan yang terjadi sangat cepat saat ini dan tidak disertai dengan kebijakan untuk menanggulanginya.<br /><br />"Kita selalu mendengungkan menanam pohon, tapi kita tidak pernah berfikir bagaimana merawat pohon-pohon yang sudah ada di alam agar tidak rusak begitu saja. saya fikir kebijakanya akan menjadi tumpang tindih, karena sesungguhnya menanam akan lebih sulit jika dibandingkan dengan merawat pohon yang sudah ada dan tumbuh dialam," tandasnya.<br /><br />Sama halnya menurut Andriyus Wijaya, dengan ajakan bersepeda pada hari LH yang dikampanyekan secara nasional pada tahun 2011. Karena pada kenyataanya setiap hari para PNS dilingkungan pemkab Sanggau hampir keseluruhan menggunakan kendaraan bermotor ketika berangkat bekerja yang secara otomatis mengeluarkan karbonmonoksida lebih besar dan lebih membahayakan.<br /><br />"Akan lebih baik jika pada hari lingkungan hidup yang dilaksanakan ini, kita bersama-sama memikirkan bagaimana membersihkan Sungai Kapuas yang sudah dalam kondisi tercemar. Padahal seperti kita ketahui bersama bahwa sungai tersebut selama ini menjadi sumber air bersih yang kita pergunakan setiap hari baik untuk keperluan mandi dan sebagainya maupun keperluan konsumsi," pungkasnya. <strong>(phs)</strong></p>