Wabup Buka Kegiatan Sosialisasi Hak Anak

oleh

Hak asasi adalah hak-hak khusus yang bertujuan untuk melindungi semua manusia, yang dimana hak-hak anak dapat diartikan sebagai wujud untuk memastikan bahwa setiap anak memiliki kesempatan untuk mencapai potensi mereka secara penuh. <p style="text-align: justify;">Hak-hak anak menentukan bahwa anak tanpa diskriminasi harus dapat berkembang secara penuh, serta memiliki akses terhadap pendidikan dan perawatan kesehatan, tumbuh di lingkungan yang sesuai, mendapat informasi tentang hak-hak mereka, dan berpartisipasi secara aktif di masyarakat. <br /><br />Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Sintang, Askiman dalam pembukaan sosialisasi Hak-Hak Anak yang sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak di Aula Keling Kumang.<br /><br />Wakil Bupati yang didampingi Ketua Tim Penggerak PKK, Kepala BKBP3A, Ahmad Dharmanata, Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang, Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, tenaga kesehatan dan forum anak daerah Kabupaten Sintang.<br /><br />Lanjut Askiman, perlindungan terhadap anak dijamin dengan tegas di pasal 28 B ayat (2) UUD 1945 bahwa setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh kembang, dan perlindungan anak dari kekerasan dan diskriminasi, karena mereka adalah pewaris kita di masa depan, bagaimana gambaran masa depan kita sangat tergantung pada perlakuan kita terhadap anak-anak saat ini, sehingga kita wajib melindungi dan mendidik mereka dengan baik, kata Askiman.<br /><br />“saat ini, persoalan terhadap anak semakin banyak merambah ke kalangan para anak-anak yang sangat cenderung mengkhawatirkan, yang dimana masalah anak datang seperti, kekerasan terhadap anak, eksploitasi seksual anak, terjadinya pernikahan di usia dini, anak putus sekolah, terjerat hukum, dan banyak yang lainnya, sehingga masalah tersebut melahirkan trauma terhadap anak dan dapat mempengaruhi karakter dan kepribadian mereka di masa mendatang, maka dari itu semua perlakukanlah mereka secara baik, diberikan pembinaan secara utuh, baik melalui lingkungan sekolah, maupun lingkungan sekitar tempat tinggal kita masing-masing” tambah Askiman.<br /><br />Masih Kata Askiman, pemerintah daerah sangat mendukung dengan diselenggarakan acara seperti ini karena dapat memberikan pengetahuan, informasi tentang aturan perlindungan dan hak anak, juga akan membangun kesamaan persepsi semua pihak dengan terkaitnya penting upaya pemenuhan hak anak, apalagi dalam undang-undang pemerintah yang baru, urusan perlindungan anak merupakan urusan pemerintah yang wajib, sehingga pemerintah melaksanakan secara baik dan benar.<br /> <br />Kepala Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BKBP3A) Kabupaten Sintang, Ahmad Dharmanata mengatakan, tujuan diadakannya kegiatan seperti ini berguna untuk memberikan pemahaman kepada seluruh unsur yang ada untuk melindungi anak-anak agar dapat hidup berkembang sesuai dengan harkat dan martabat serta mendapatkan perlindungan dari tindak kekerasan dan criminal terhadap seorang anak, dan dapat meningkatkan pemahaman kesadaran masyarakat bahwa sangat pentingnya  perlindungan terhadap anak. <br /><br />Lanjutnya Pria yang akrab disapa Pak Nata ini mengungkapkan bahwa, kegiatan sosialisasi hak-hak anak ini diikuti peserta dengan jumlah 50 orang yang terdiri dari unsur, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tenaga medis, para lurah, camat sintang, dan forum anak dengan narasumber yang berasal dari Deputi Bidang Perlindungan Anak Kementrian Pemberdayan Perempuan dan Anak, Polisi Resort Sintang, yang dilaksanakan selama 1 hari di Aula Keling Kumang ini, jelasnya. (Hms)</p>