Wabup Buka Retreat Perkaria GKII Daerah Sintang

oleh

Wakil Bupati Sintang, Askiman membuka Retreat Perkaria Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Daerah Sintang. <p style="text-align: justify;">Kegiatan tersebut dilaksanakan di GKII Tiatira Penyaguk, Desa Lalang Baru, Kecamatan Sintang Kabupaten Sintang, Kamis (5/10/17).<br /><br />Dalam Sambutannya Askiman mengatakan retreat merupakan kegiatan pembinaan spritual kerohanian, untuk itu Pemerintah Kabupaten Sintang memberikan apresiasi dan dukungan terhadap kegiatan Retreat Perkaria GKII Daerah Sintang ini. <br /><br />“Bagi kami Pemerintah Kabupaten dari setiap organisasi keagamaan salah satunya organisasi gereja yang memiliki satu program kegiatan kerja yang aktif seperti gereja GKII ini yang sungguh luar biasa dan tentunya apa yang kita laksanakan dapat membawa dampak kepada jemaat dan masyarakat sehingga kita selalu merasakan berkat kasih dan karunia Tuhan” kata Askiman.<br /><br />Lanjut Askiman, melalui kegiatan retreat atau pembinaan spritual kerohanian ini,  kita sebagai pria yang ingin menjadi pria yang sejati dan membawa dampak kepada semua orang.<br />  <br />“Artinya memberikan pengaruh yang luar biasa agar semua orang mau mengikuti apa yang telah kita rencanakan dan apa yang telah kita kehendaki sehingga semua jemaat kita dan keluarga kita dapat terberkati dengan sungguh luar biasa” jelas Akiman.<br /><br /> Sementara itu Ketua Panitia kegiatan Retreat Perkaria Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Daerah Sintang, Pdt. Beny Situmorang mengatakan, ini merupakan agenda tahunan yang di khususkan untuk kaum pria atau kaum bapak yang di ikuti oleh tujuh kecamatan yang ada di Kabupaten Sintang,  seperti Kecamatan Dedai, Kelam Permai, Sungai Tebelian, Sepauk, Tempunak, Binjai dan Sintang dengan 120 gereja dan sekitar 13.000 anggota jemaat.<br /><br />Tujuan dari kegiatan ini, lanjut Beny, untuk meningkatkan kerohanian kaum bapak karena yang berperan penting dalam pembangunan khususnya dalam keluarga dan lingkungan masyarakat adalah kaum bapak sebagai pengambil keputusan maupun sebagai kepala keluarga maka bapak bertanggung jawab penuh untuk membangun kehidupan ini, itulah sebabnya kita dari gereja melakukan pembinaan bagi kaum bapak” kata Beny. (Rls)</p>