Wakil Bupati (Wabup) Kotawaringin Timur (Kotim) Kalimantan Tengah, Muhammad Taufiq Mukri tidak berani menjamin Nomor Induk Pegawai (NIP) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) akan diproses oleh Gubernur Kalteng. <p style="text-align: justify;"><br />"Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotim akan terus memperjuangkan NIP para CPNS dapat diproses oleh Gubernur Kalteng," kata Wakil Bupati Kotim, Muhammad Taufiq Mukri, di Sampit, Minggu. <br /><br />Pihaknya sangat berharap Gubernur Kalteng bisa memberikan toleransi kepada Pemkab Kotim, meski dalam pelaksanaan tes tertulis CPNS tidak menggunakan soal dari Universitas Pelangka Raya (Unpar) seperti yang diintruksikan Gubernur Kalteng. <br /><br />Menurut Taufiq Mukri, secara resmi pihaknya telah meminta maaf ke pada Gubernur Kalteng atas kealpaan Pemkab Kotim tidak menggunakan soal tes tertulis dari Unpar tapi menggunakan dari Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel). <br /><br />Para peserta tes CPNS hendaknya tetap optimis, katanya, karena Pemkab kotim akan terus memperjuangkan hingga NIP dapat diproses. <br /><br />"Kami berharap Gubernur Kalteng dapat memaklumi kondisi Kotim dan kami juga telah berjanji untuk penerimaan CPNS tahun yang akan datang akan mengikuti intruksi pemerintah provinsi Kalteng," katanya. <br /><br />Secara terpisah anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) asal Kalteng Hang Ali Syah Pahan meminta agar Gubernur Kalteng dapat mengakhiri polemik masalah penerimaan CPNS dengan kabupaten/kota. <br /><br />"Tidak ada gunanya terus berpolemik sebab yang menjadi korban nantinya bukan pemerintah melainkan masyarakat yang mendaftar CPNS," terangnya. <br /><br />Sementara Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Kotim mengatakan, dari 2.293 pendaftar CPNS 179 pendaftar diantaranya dipastikan tidak lulus atau gagal. <br /><br />Mereka dinyatakan tidak lulus terlebih dahulu karena tidak hadir pada saat tes tertulis berlangsung pada Minggu (28/11) lalu dan sebagian lagi karena tidak melengkapi berkas pendaftaran. <br /><br />"Bagi pendaftar CPNS yang tidak mengikuti tes tertulis secara otomatis dianggap telah mengundurkan diri dan gugur sebagai peserta CPNS," jelasnya. <br /><br />Pengumuman hasil tes tertulis CPNS akan dilakukan pada Rabu (15/12) mendatang. Saat ini lembar jawaban komputer yang telah dikerjakan peserta tes masih dalam proses pemeriksaan dan penentuan rangking kelulusan oleh pihak Unlam Banjarmasin, Kalsel.<strong>(das/ant)</strong></p>










