Wabup Sintang Buka Rangkaian Kegiatan di Hari Lansia

oleh

Mendengar kata Lansia, atau Lanjut Usia, terlintas dibenak bahwa lanjut usia merupakan orang-orang tua yang berumur diatas 60 tahun dengan segala macam penyakit, tapi tidak dengan kali ini, justru sebaliknya, dengan keadaan sehat, senang, gembira, tanpa ada merasakan sakit seperti hipertensi dan lain-lain, para lansia yang ada di Kabupaten Sintang berkumpul di Halaman Depan Keraton Istana Al-Mukkarammah Sintang, guna untuk melakukan peringatan hari lansia nasional. <p style="text-align: justify;"><br />Di Kabupaten Sintang dengan berbagai macam agenda yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Sintang, Askiman yang didampingi oleh  Ketua Tim Penggerak PKK, Sultan Sintang, Ketua Lembaga Lansia Indonesia Kabupaten Sintang, Forkopimda, pimpinan SKPD, Camat Sintang dan ratusan lansia yang ada di Sintang ini. Selasa (31/5).<br /><br />Pembukaan agenda dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional di Kabupaten Sintang ditandai dengan pemotongan pita oleh Wakil Bupati Sintang, sebelum melakukan pemotongan pita, Wakil Bupati Sintang memaparkan sambutannya, Askiman mengatakan, setiap tanggal 29 Mei bangsa kita memperingati hari lanjut usia nasional atau hari lansia, peringatan hari lansia ini sebagai wujud kepedulian dan penghargaan terhadap orang lanjut usia yang sesuai dengan Undang-Undang NO.13 Tahun 1998 tentang kesejahteraan Lansia, sesuai dengan konsep lansia yaitu orang yang telah berusia diatas 60 tahun ke atas, kata Askiman.<br /><br />“ada tiga pesan spirit yang dapat disampaikan dalam memperingati hari lansia ini, pertama kita harus dan sewajarnya menghargai, mengenang, melindungi, dan melanjutkan warisan yang mereka perjuangkan dimasa mendatang, kedua, hari lansia ini agar para pemuda dapat menyadari bahwa orang tua dapat terus berkarya bukanlah sebagai beban bagi orang lain, ketiga teguhkan komitmen untuk menjalankan prinsip keadilan bagi semua, karena semua ini termasuk untuk mereka yang tergolong lanjut usia serta” tambah Askiman.<br /><br />Askiman melanjutkan sambutannya, berdasarkan data jumlah lanjut usia di Kabupaten Sintang yaitu sebanyak 22.592 jiwa atau setara 5,8 persen dari total penduduk, maka dari itu kita harus menangkap spirit, menjadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen, bahwa orang lanjuut usia adalah orang tua kita yang berjasa dan bukan menjadi beban atau sumber masalah.<br /><br />Ketua Panitia, Mimi Sukaesih mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk membahagiakan lansia, sebagai wujud lansia yang nantinya akan menuju lanjut usia yang sehat, dengan di ikuti 602 lansia yang ada di beberapa puskesmas, seperti puskesmas Tanjung Puri, Puskesmas Dara juanti, Puskesmas Sungai Durian, Puskesmas Kebong, Puskesmas Tempunak, Puskesmas Pandan, Puskesmas Mensiku, Puskesmas Nanga Mau,  Ungkap Mimi.<br /><br />“manusia bisa disebut lansia jika sudah menginjak umur di 60 tahun, ada pun beberapa kriteria yang bisa masuk kategori lansia, 45-55 itu adalah pra lansia, 60 ke atas disebut lansia, tentunya dengan diadakan kegiatan seperti ini dapat memberikan dampak baik bagi kesehatan para lansia-lansia yang mengikuti berbagai kegiatan ini”<br /><br />Lanjutnya, dalam memperingati hari lansia ini ada beberapa kegiatan seperti, Jalan sehat, senam jari lansia berkelompok, penyuluhan kesehatan, pemeriksaan kesehatan seperti tekanan darah, gula darah,asam urat, konsultasi kesehatan, serta kegiatan ini juga sekaligus merupakan hari peresmian bebas jamban disungai dengan meliputi dua kelurahan yang ada di Kota Sintang seperti Kelurahan Kapuas kiri hilir, Kelurahan Mekar Jaya, dalam bentuk lanting sehat dengan syarat Lanting diatas tidak ada tempat buang air besar,  demi mewujudkan kepedulian kesehatan perilaku terhadap lingkungan yang bersih sehingga kegiatan ini dapat menjadi panutan bagi lurah dan desa lainnya. <br /><br />Ketua Lembaga Lansia Indonesia Kabupaten Sintang, Zulkifli H.A, mengatakan lansia merupakan kumpulan orang-orang yang sudah lanjut usia atau orang yang sudah tua menginjak usia 60 tahun keatas, tentunya dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan bangsa dan negara yang dimana terdapat nilai-nilai perjuangan yang positif dapat diambil hikmahnya, serta memberikan dampak kasih sayang antar sesama lansia, maka diharapkan agar semua lansia dapat terus semangat dalam menjalani hidup, selalu cek kesehatan di puskesmas terdekat, agar menjadikan lansia yang sehat, sejahtera bagi bangsa dan Negara, Ungkapnya.(Hms)</p>