Home / Tak Berkategori

Wacana Perombakan Kabinet Hanya Manuver Politik

- Jurnalis

Minggu, 6 Maret 2011 - 07:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo memperkirakan wacana perombakan menteri di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II hanya sebagai manuver politik pemerintah. <p style="text-align: justify;">Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo memperkirakan wacana perombakan menteri di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II hanya sebagai manuver politik pemerintah. <br /> <br /> "Apalagi, wacana perombakan menteri kabinet didasarkan atas kemarahan partai politik tertentu terhadap partai politik anggota koalisi," kata Bambang Soesatyo, melalui surat elektronik (email), di Jakarta, Minggu. <br /> <br /> Dengan kondisi seperti ini, kata dia, pemerintah sulit untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat. <br /> <br /> Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, kata dia, agar memperbaiki dan meningkatkan efektivitas kepemimpinannya di kabinet maupun koalisi, setelah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan memilih untuk tetap berada di luar pemerintah. <br /> <br /> "Sebagian besar masyarakat Indonesia tidak antusias mengikuti wacana perombakan kabinet, karena wacana ini sudah bergema selama berbulan-bulan," katanya. <br /> <br /> Menurut dia, berbagai elemen masyarakat tampak tidak yakin jika dilakukan perombakan menteri kabinet akan bisa meningkatkan efektivitas pemerintahan. <br /> <br /> Masyarakat melihat, kata dia, desakan perombakan menteri kabinet dari partai politik tertentu merupakan ekses dari kemarahan menyusul usulan hak angket pajak yang kemudian dibatalkan pada rapat paripurna DPR RI, pada 22 Februari lalu. <br /> <br /> "Partai politik tertentu marah karena ada satu atau dua partai politik anggota koalisi yang konsisten bersikap kritis," katanya. <br /> <br /> Menurut Bambang, seharusnya partai politik tertentu introspeksi karena gagal mengelola koalisi di parlemen. <br /> <br /> Anggota Komisi III DPR RI ini menambahkan, masyarakat saat ini tidak melihat adanya makna strategis bagi rakyat dan negara dari wacana perombakan kabinet, tapi hanya ekses dari kemarahan dari partai politik tertentu. <br /> <br /> Guna memperbaiki kondisi saat ini sekaligus mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah, kata dia, Presiden Yudhoyono diminta memperbaiki efektivitas kepemimpinannya sehingga pemerintahan lebih mumpuni. (Eka/Ant)</p>

Berita Terkait

Staf Ahli Bupati Sintang Hadiri Wisuda II STT Misi Injili Indonesia
Bupati Malinau Resmikan Gedung Baru DPUPR Perkim
Bupati Sintang Buka Turnamen Sepakbola Garuda Championship 2026, Diikuti 17 Tim
Wartawan Barito Utara Bentuk Perkumpulan Pewarta sebagai Wadah Profesionalisme dan Kebersamaan
Pemkab Malinau Mulai Persiapan Pelaksanaan Safari Ramadhan 1477 H
Hebat! Desa Paal Tembus 3 Besar Nasional PDKA 2025
Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur
Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:45 WIB

Staf Ahli Bupati Sintang Hadiri Wisuda II STT Misi Injili Indonesia

Sabtu, 17 Januari 2026 - 12:00 WIB

Bupati Malinau Resmikan Gedung Baru DPUPR Perkim

Jumat, 16 Januari 2026 - 19:49 WIB

Bupati Sintang Buka Turnamen Sepakbola Garuda Championship 2026, Diikuti 17 Tim

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:21 WIB

Wartawan Barito Utara Bentuk Perkumpulan Pewarta sebagai Wadah Profesionalisme dan Kebersamaan

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:57 WIB

Pemkab Malinau Mulai Persiapan Pelaksanaan Safari Ramadhan 1477 H

Berita Terbaru

Kalimantan

Bupati Malinau Resmikan Gedung Baru DPUPR Perkim

Sabtu, 17 Jan 2026 - 12:00 WIB