Wagub: BPKP Kalsel Evaluasi Penyerapan Anggaran 2011

oleh

Badan Pemeriksa Keuangan Pemerintah (BPKP) Perwakilan Kalimantan Selatan (Kalsel) mulai 11 Oktober 2011 akan mengevaluasi kinerja satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan penyerapan anggaran 2011. <p style="text-align: justify;"><br />"Evaluasi dimaksud untuk mengetahui faktor apa saja yang menjadi masalah atau kendala dalam pelaksanaan dan penyerapan anggaran belanja daerah tahun 2011," kata Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Achmad Diran di Palangka Raya, Kamis.<br /><br />Hasil evaluasi tersebut akan menjadi masukan dan pertimbangan dalam memperbaiki kinerja penyerapan anggaran belanja daerah, termasuk sebagai bahan pertimbangan dalam melakukan repoisis pada pejabat publik, katanya.<br /><br />"Dengan menilai kembali kapasitas, kapabilitas, kompetensi, komitmen dan konsistensi para pejabat publik yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan anggaran belanja daerah berdasarkan hasil evaluasi BPKP Perwakilan Kalsel tersebut," ujarnya.<br /><br />Oleh sebab itu, capaian target realisasi belanja sesuai rencana anggaran belanja daerah triwulan, tahun anggaran 2012 dan seterusnya, akan dilakukan penandatanganan surat pernyataan kinerja belanja SKPD antara Kepala SKPD dengan Gubernur Kalteng.<br /><br />"Sebagaimana yang telah kita lakukan terhadap upaya pencapaian target pendapatan asli daerah (PAD) SKPD melalui penandatanganan surat perjanjian kinerja PAD SKPD, dimulai sejak tahun anggaran 2011 sudah menunjukan hasil," terangnya.<br /><br />Begitu juga penyusunan RAPBD 2012 tidak lepas dari perkembangan ekonomi nasional dan global yang pada akhirnya mempengaruhi pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh sebab itu kebijakan anggaran daerah yang disusun harus bertumpu pada kondisi objektif dan riil perkembangan ekonomi daerah.<br /><br />"Penyusunan APBD 2012 sudah memperhatikan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng terpilih 2010-2015 yang merupakan pelaksanaan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2011-2015," tegasnya.<br /><br />Dia mengemukakan, tahun anggaran 2012 memiliki arti strategis bagi Kalteng karena programnya akan lebih fokus pada pembangunan ekonomi kerakyatan sebagai implementasi dari visi dan misi kepala daerah terpilih. <strong>(phs/Ant)</strong></p>