Home / Tak Berkategori

Wagub: Desak Pemerintah Pusat Percepat Pembangunan Perbatasan

- Jurnalis

Senin, 4 April 2011 - 05:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Kalimantan Barat Christiandy Sanjaya meminta kepada pemerintah pusat untuk melakukan percepatan persiapan pembukaan perbatasan Indonesia, Aruk (Sambas) – Biawak (Sarawak, Malaysia). <p style="text-align: justify;">"Melalui Badan Pengelola Kawasan Perbatasan dan Kerja Sama kami sudah menyampaikan kepada bapak presiden agar segera terjadi percepatan di perbatasan Aruk-Biawak itu," kata Christiandy di Pontianak, Senin.<br /><br />Menurutnya, apa yang sudah menjadi kewajiban persiapan dari pemerintah daerah provinsi di Aruk itu sudah dilakukan.<br /><br />"Dari pihak Malaysia itu sudah siap, dan Kalbar juga sudah harus siap untuk bisa melayani," ungkapnya.<br /><br />Apalagi, kata dia, pembukaan perbatasan Aruk itu Kalbar yang selalu mendesak. "Mudah-mudahanlah infrastrukturnya dapat segera disiapkan juga," jelasnya.<br /><br />Kepala Badan Pengelola Kawasan Perbatasan dan Kerja Sama Provinsi Kalbar MH Munsin menyatakan, optimistis percepatan pembangunan jalan akses khususnya di perbatasan Aruk itu karena telah dianggarkan. "Itu sudah ada anggarannya untuk tahun ini, Dinas Pekerjaan Umum yang lebih tahu," ujarnya.<br /><br />Mantan Asisten III Bidang Administrasi Sekretariat Daerah Provinsi Kalbar itu mengatakan, selain fokus untuk pembukaan border Aruk, pemerintah provinsi Kalbar juga sedang berkonsentrasi untuk pembukaan border Badau, Jagoi Babang dan Jasa.<br /><br />"Untuk itu banyak urusan pusat di dalamnya khususnya untuk pembangunan jalan akses," kata Munsin.<br /><br />Sebelumnya, pembukaan border Aruk-Biawak di wilayah perbatasan Malaysia sudah dilakukan pada 1 Januari 2011 lalu.<br /><br />Bupati Sambas Burhanuddin Abdul Rasyid pada waktu itu mengatakan, untuk pembangunan jalan aksesnya sudah dilaksanakan tendernya pada Oktoiber 2010 lalu.<br /><br />"Panjang jalan yang sudah dibangun saat ini baru enam kilometer saja. Pembangunan jalan akses lanjutan diharapkan dapat mempercepat pembukaan border perbatasan Indonesia-Malaysia," katanya.<br /><br />Pemerintah Pusat untuk ruas jalan antara Sambas-Aruk tahun 2011 mengalokasikan sekitar Rp300 miliar untuk memperkuat fungsi jalan itu sepanjang 100 kilometer.<strong> (phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Dinas PUPR Barito Utara Umumkan Proyek Pembangunan
100 Hari Kerja Bupati dan Wabup Barito Utara
Jalin Silaturahmi, Gubernur Pimpin Laga Persahabatan Bulungan Legend vs Sumbawa Legend
Gubernur Resmikan Asrama Mahasiswa Kaltara di Sumbawa
Staf Ahli Bupati Sintang Hadiri Wisuda II STT Misi Injili Indonesia
Bupati Malinau Resmikan Gedung Baru DPUPR Perkim
Bupati Sintang Buka Turnamen Sepakbola Garuda Championship 2026, Diikuti 17 Tim
Wartawan Barito Utara Bentuk Perkumpulan Pewarta sebagai Wadah Profesionalisme dan Kebersamaan

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 13:09 WIB

Dinas PUPR Barito Utara Umumkan Proyek Pembangunan

Senin, 19 Januari 2026 - 11:40 WIB

100 Hari Kerja Bupati dan Wabup Barito Utara

Senin, 19 Januari 2026 - 11:26 WIB

Jalin Silaturahmi, Gubernur Pimpin Laga Persahabatan Bulungan Legend vs Sumbawa Legend

Minggu, 18 Januari 2026 - 21:52 WIB

Gubernur Resmikan Asrama Mahasiswa Kaltara di Sumbawa

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:45 WIB

Staf Ahli Bupati Sintang Hadiri Wisuda II STT Misi Injili Indonesia

Berita Terbaru

Kalimantan

Dinas PUPR Barito Utara Umumkan Proyek Pembangunan

Senin, 19 Jan 2026 - 13:09 WIB

Kalimantan

100 Hari Kerja Bupati dan Wabup Barito Utara

Senin, 19 Jan 2026 - 11:40 WIB

Kalimantan

Gubernur Resmikan Asrama Mahasiswa Kaltara di Sumbawa

Minggu, 18 Jan 2026 - 21:52 WIB